Praktik Penyembelihan Hewan Qurban, MAN 2 Kota Cilegon Tanamkan Nilai Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

Praktik Penyembelihan Hewan Qurban, MAN 2 Kota Cilegon Tanamkan Nilai Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

CYBER88 | CILEGON – Suasana penuh kebersamaan dan semangat berbagi mewarnai kegiatan Praktik Penyembelihan Hewan Qurban yang digelar siswa MAN 2 Kota Cilegon dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M, Jumat (29/5/2026). Mengusung tema “Bahagia Berqurban, Menebar Kebaikan, Merajut Kebersamaan”, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran nyata bagi para siswa dalam memahami makna ibadah kurban.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah itu dihadiri langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cilegon, Dr. H. Amin Hidayat, M.Ag., didampingi Kasubag TU H. Munirudin, S.Pd., M.Pd., dan Kasi Penma H. Soleh, pengurus komite madrasah, para guru dan pegawai madrasah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para Ketua RT dan RW di sekitar lingkungan madrasah.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kota Cilegon, Dr. H. Amin Hidayat, mengapresiasi konsistensi MAN 2 Kota Cilegon yang terus menghadirkan kegiatan keagamaan berbasis sosial dan melibatkan masyarakat luas. Menurutnya, budaya berkurban harus terus ditanamkan di lingkungan madrasah agar nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial tumbuh di kalangan generasi muda.

“Saya merasa senang ketika madrasah tidak tertinggal dalam kegiatan seperti ini. Hari ini kita berkurban, maka teruslah membudayakan semangat berkurban,” ujarnya.

H. Amin juga memberikan apresiasi kepada Komite MAN 2 Kota Cilegon yang dinilai aktif mendukung kemajuan madrasah, termasuk dalam proses pengembangan lahan untuk pembangunan gedung baru yang mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Komitenya hebat, aktif dan peduli terhadap kemajuan madrasah,” katanya.

Selain itu, ia turut menyampaikan terima kasih kepada para Ketua RT dan RW yang selama ini mendukung berbagai kegiatan sekolah, termasuk membantu proses pendistribusian daging kurban kepada masyarakat sekitar.

H .Amin mengingatkan bahwa Iduladha memiliki makna besar yang berangkat dari kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang keikhlasan dan ketaatan kepada Allah SWT. Nilai tersebut, kata dia, harus diwariskan kepada generasi muda melalui kegiatan nyata di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Cilegon, Mamad, S.Ag., mengatakan kegiatan praktik penyembelihan hewan kurban bukan sekadar memenuhi tuntutan kurikulum, tetapi menjadi bagian dari pembelajaran karakter dan penguatan nilai keagamaan bagi siswa.

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga belajar langsung tentang tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam, nilai keikhlasan, kebersamaan, kepedulian sosial, serta tanggung jawab dalam bekerja sama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, praktik kurban menjadi media pembelajaran yang penting untuk membentuk generasi madrasah yang religius, terampil, disiplin, dan memiliki rasa empati terhadap sesama.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menanamkan semangat berkurban sejak dini, sehingga para siswa nantinya mampu menjadi pribadi yang peduli dan bermanfaat di tengah masyarakat,” tambah Mamad.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Komite MAN 2 Kota Cilegon, Rachmat AS, mengaku bangga karena kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cilegon. Ia menyebut kehadiran jajaran Kemenag menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi pihak madrasah dan komite.

Rachmat AS juga mengungkapkan adanya kabar baik terkait peluang MAN 2 Kota Cilegon memperoleh bantuan SBSN pada tahun 2027 untuk pembangunan gedung perpustakaan dan laboratorium. Bahkan, menurutnya, terdapat rencana pembangunan fasilitas teropong bintang yang nantinya menjadi yang pertama di Kota Cilegon.

“Mudah-mudahan Allah mengizinkan, sehingga di Kota Cilegon akan ada satu-satunya teropong bintang melalui MAN 2 Kota Cilegon,” ujarnya.

Ketua Panitia Kurban MAN 2 Kota Cilegon, Ustaz Jupri, menyampaikan rasa syukur karena tahun ini keluarga besar MAN 2 Kota Cilegon dapat melaksanakan pemotongan sebanyak 13 ekor hewan kurban yang seluruh prosesnya melibatkan siswa-siswi madrasah.

“Alhamdulillah, seluruh siswa dari kelas 10, 11, dan 12 ikut terlibat dalam kegiatan ini. Daging kurban kami distribusikan kepada masyarakat di berbagai lingkungan di Kelurahan Rawa Arum,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan pembelajaran praktik kurban tersebut terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari pendidikan karakter dan upaya menumbuhkan semangat berkurban di kalangan generasi muda.

Komentar Via Facebook :