SMKN 2 Klaten Hadirkan Enam Alumni Sukses, Motivasi 600 Siswa Hadapi Dunia Kerja
CYBER88 | KLATEN – Menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mental tangguh, kemampuan komunikasi, kedisiplinan, serta kesiapan beradaptasi dengan perkembangan industri.
Untuk membekali siswa menghadapi tantangan tersebut, SMK Negeri 2 Klaten menggelar kegiatan Kelas Inspirasi dengan menghadirkan enam alumni sukses yang berbagi pengalaman dan motivasi kepada lebih dari 600 siswa kelas X, Jumat (30/10/2026).
Kepala SMK Negeri 2 Klaten, Sri Murtono, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk mengenal perjalanan para alumni dalam meraih kesuksesan sekaligus mendapatkan gambaran mengenai peluang karier setelah menyelesaikan pendidikan.
Menurutnya, pengalaman nyata para alumni diharapkan dapat membuka wawasan siswa tentang berbagai peluang, baik di dunia kerja, dunia usaha, maupun kesempatan berkarier di tingkat nasional dan internasional.
"Kami ingin anak-anak memiliki inspirasi tentang apa yang akan mereka raih ke depan. Mereka harus mempunyai visi, tujuan, dan semangat untuk menjadi lulusan yang berkualitas, mandiri, serta mampu bersaing sesuai bidang keahliannya," ujarnya.
Sri Murtono menegaskan bahwa kesiapan memasuki dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik dan keterampilan teknis. Mental yang kuat, kedisiplinan, komunikasi yang baik, serta kemauan untuk terus belajar juga menjadi faktor penting.
Ia berharap siswa tidak hanya unggul dalam teori dan praktik di sekolah, tetapi juga mampu menerapkan kompetensinya ketika menghadapi situasi nyata di lingkungan kerja.
"Jangan sampai siswa hanya pandai di meja, tetapi ketika masuk ke dunia kerja belum siap menghadapi tantangan. Mereka harus mempunyai kompetensi, komunikasi yang baik, mental tangguh, dan kemauan untuk terus belajar," tegasnya.
Ia juga mendorong para siswa agar berani mengambil peluang kerja di luar daerah, bahkan hingga ke luar negeri. Menurutnya, kesempatan meraih kesuksesan harus dimanfaatkan tanpa dibatasi oleh lingkungan tempat mereka berasal.
Selain membangun kesiapan mental dan karakter siswa, SMK Negeri 2 Klaten terus memperkuat hubungan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri melalui pendekatan link and match.
Sri Murtono mengakui bahwa kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri masih menjadi tantangan pendidikan vokasi. Untuk itu, sekolah terus menjalin kerja sama dengan berbagai industri, baik di Kabupaten Klaten maupun luar daerah.
Bahkan, sekolah juga membuka peluang kolaborasi dengan industri internasional, termasuk Jepang, serta melakukan penjajakan kerja sama dengan industri di Jerman.
"Kesenjangan itu pasti ada. Karena itu, kami terus berupaya mendekatkan sekolah dengan industri melalui kerja sama yang lebih luas. Harapannya, anak-anak mempunyai kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, termasuk untuk bersaing di tingkat global," jelasnya.
Sebagai sekolah kejuruan yang berfokus pada bidang teknologi dan rekayasa, SMK Negeri 2 Klaten memiliki peluang besar dalam menyiapkan tenaga kerja untuk sektor manufaktur dan industri.
Namun, perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan industri menuntut lulusan untuk terus meningkatkan keterampilan serta mampu menyesuaikan diri dengan standar dan budaya kerja yang semakin kompetitif.
Melalui Kelas Inspirasi ini, SMK Negeri 2 Klaten berharap para siswa semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan sejak dini.
Kehadiran enam alumni sukses diharapkan menjadi gambaran bahwa lulusan SMK memiliki peluang luas untuk berkembang dan meraih kesuksesan, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Komentar Via Facebook :