Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMP Penerima BOS Kinerja di Klaten Ikuti Bimtek Digitalisasi
CYBER88. I. KLATEN Upaya meningkatkan mutu pendidikan tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga dengan memperkuat kemampuan guru dalam memanfaatkan data pendidikan, meningkatkan literasi, serta mengoptimalkan teknologi digital.
Langkah tersebut menjadi fokus kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi sekolah penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja di Kabupaten Klaten.
Kegiatan bimtek ketiga yang membahas digitalisasi pendidikan tersebut digelar di SMP Negeri 1 Cawas, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini diikuti perwakilan sekolah penerima BOS Kinerja dari sejumlah wilayah di Klaten, termasuk sekolah negeri dan swasta.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 1 Cawas, Agus Dwiyanto, menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian bimtek yang dirancang untuk memperkuat kapasitas sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Bimtek ini merupakan kegiatan ketiga. Sebelumnya, kami melaksanakan bimtek tentang Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di SMP Negeri 3 Manisrenggo, kemudian literasi dan koperasi di SMP Negeri 2 Wonosari. Kali ini, kami membahas digitalisasi pendidikan,” ujar Agus.
Menurut dia, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkan materi yang didapat dan membagikannya kepada sekolah lain di lingkungan masing-masing.
Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak berhenti pada sekolah peserta, melainkan dapat meluas melalui berbagi praktik baik antarguru dan antarsekolah.
Agus menambahkan, pemanfaatan data pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam menentukan langkah perbaikan pembelajaran. Sekolah perlu memahami rapor pendidikan sebagai dasar untuk mengidentifikasi kebutuhan dan menyusun program peningkatan mutu secara lebih terarah.
Salah satu perhatian utama ialah penguatan literasi yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan siswa dalam memahami informasi dan menjawab soal Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Selain penguatan literasi, digitalisasi juga dinilai dapat mendukung proses pembelajaran agar lebih efektif dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Pemanfaatan sarana digital diharapkan membantu guru mengembangkan metode pembelajaran yang lebih menarik sekaligus mendukung peningkatan kompetensi peserta didik.
“Harapan kami, bapak dan ibu guru yang mengikuti bimtek ini mendapatkan ilmu dan pemahaman yang sesuai dengan kebutuhan, terutama tentang literasi informasi dan penggunaan digitalisasi. Setelah itu, ilmunya bisa diterapkan serta diimbaskan ke sekolah masing-masing,” katanya.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga sekitar pukul 16.30 WIB tersebut menghadirkan Amalia Shinta Kurnia dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah sebagai pemateri. Kegiatan dibuka oleh Kabid SMP dinas pendidikan Klaten Guritno.
Melalui kegiatan ini, sekolah diharapkan semakin mampu mengembangkan budaya belajar yang berorientasi pada peningkatan mutu, pemanfaatan data, serta penggunaan teknologi secara tepat guna.
Kolaborasi antarsekolah pun menjadi penting agar inovasi pembelajaran dapat berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi peserta didik.
Pada akhirnya, penguatan literasi dan digitalisasi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, melainkan bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan di masa depan.


Komentar Via Facebook :