Rektor UIN STS Jambi Ingin Kolaborasi Akademik dan Industri Semakin Kuat

Rektor UIN STS Jambi Ingin Kolaborasi Akademik dan Industri Semakin Kuat

CYBER88 | JAMBI - Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menggelar Kuliah Umum Hulu Migas bekerja sama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Jambi. Kegiatan yang mengusung tema Leadership and Collaboration ini berlangsung di Auditorium UIN STS Jambi, Jumat (30/10/2026).

​Acara yang diinisiasi oleh Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN STS Jambi ini dihadiri lebih dari 450 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Sejumlah perwakilan perusahaan sektor hulu migas turut hadir memeriahkan acara, di antaranya Pertamina, PetroChina, Pertamina EP, Jadestone Energy, SRMD, C Mam, D’Or Oil, dan Tungkal.

​Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., mengapresiasi kehadiran SKK Migas, KKKS, narasumber, serta para tamu undangan. Ia juga memaparkan perkembangan pesat UIN STS Jambi yang kini memiliki delapan fakultas, termasuk fakultas umum terbaru seperti Fakultas Kedokteran dan Fakultas Saintek.

​Menurut Prof. Kasful, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mempererat komunikasi antara dunia perguruan tinggi dan sektor industri. Ia berharap para mahasiswa dapat menyerap wawasan baru secara langsung dari para praktisi yang berpengalaman untuk menginspirasi masa depan mereka.

​Rektor berharap sinergi ini tidak berhenti sebatas pelaksanaan kuliah umum saja, melainkan dapat ditindaklanjuti secara konkret. "Harapannya kerja sama ini dapat direalisasikan dengan penandatanganan kerja sama," ungkap Prof. Kasful di hadapan para mitra industri.

​Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Bambang Dwi D., S.T., M.B.A., M.P.U., mengibaratkan peran vital energi dalam kehidupan masyarakat bagaikan lampu yang baru terasa manfaatnya saat listrik padam. Ia menegaskan bahwa industri hulu migas tidak hanya berfokus pada penyediaan energi, tetapi juga memikul tanggung jawab moral untuk mendukung sektor pendidikan.

​Bambang menilai kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya. Oleh karena itu, dukungan industri terhadap dunia pendidikan menjadi bentuk investasi nyata dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul dan berdaya saing tinggi.

​Kuliah umum ini menghadirkan tokoh nasional sekaligus pengusaha, pendidik, dan host kanal Endgame, Gita Wirjawan, B.B.A., M.B.A., M.P.A., sebagai narasumber utama. Gita mengupas tuntas isu kepemimpinan, kolaborasi, dinamika global, dan pentingnya pola pikir terbuka bagi generasi muda.

​Gita menjelaskan bahwa dunia saat ini tengah bergerak menuju tatanan multipolar yang menuntut adaptasi tinggi dari setiap negara maupun individu. "Multipolaritas memerlukan kita semua untuk bisa berayun. Kalau tidak bisa bergantung dengan satu pasok, maka kita harus bisa bergantung ke pasok lain," jelasnya di hadapan ratusan mahasiswa.

​Selain membahas lanskap global, Gita turut memotivasi mahasiswa agar memiliki imajinasi jauh ke depan dan ambisi yang kuat. Untuk memperkuat pesannya, ia membagikan kisah kegigihan seorang pemuda Tiongkok yang bekerja hingga 17 jam sehari sebagai teladan dalam membangun etos kerja dan ketangguhan mental.

​Dekan Fakultas Saintek UIN STS Jambi, H. Arfan, S.Th.L., M.Sor.Sc., PILD, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang menyukseskan acara ini. Ia berpesan agar para mahasiswa mampu menginternalisasi nilai-nilai kepemimpinan, imajinasi, serta etos kerja yang telah disampaikan, demi memperluas wawasan akademik dan profesional menyongsong masa depan.(SW)

Komentar Via Facebook :