Halal Bihalal SDM PKH Klaten Perkuat Komitmen Graduasi dan Kemandirian Ekonomi

Halal Bihalal SDM PKH Klaten Perkuat Komitmen Graduasi dan Kemandirian Ekonomi

CYBER88 || KLATEN — Kegiatan Halal Bihalal SDM Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Klaten berlangsung hangat dan penuh makna, mengusung tema “Satu Maaf Untuk Seribu Manfaat” serta slogan “Bekerja, Bergerak, Berdampak”. Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam percepatan penurunan angka kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendampingan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Jumat (17/04/2026).

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan PKH tidak semata diukur dari besarnya bantuan yang disalurkan, melainkan dari keberhasilan keluarga penerima manfaat mencapai kemandirian. Menurutnya, graduasi menjadi indikator nyata keberhasilan intervensi sosial dalam mengubah pola hidup masyarakat ke arah yang lebih sejahtera.

Ia juga menekankan pentingnya penetapan target yang terukur dan peningkatan kualitas pendampingan di lapangan. Pendamping PKH diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku sekaligus memperkuat kapasitas ekonomi keluarga agar tidak terus bergantung pada bantuan sosial.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program. Kolaborasi antara pemerintah daerah, dinas terkait, pendamping, hingga pelaku usaha lokal dinilai krusial dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Program seperti pelatihan keterampilan, akses permodalan, dan penguatan pasar lokal harus dirancang secara terintegrasi.

Meski capaian graduasi di Kabupaten Klaten telah melampaui target awal, Hamenang mengingatkan agar keberhasilan tersebut tetap dijaga melalui monitoring berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa keluarga yang telah lulus dari program harus tetap didampingi agar tidak kembali ke kondisi rentan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3APPKB Klaten, Puspo Enggar Hastuti, memberikan apresiasi kepada seluruh SDM PKH atas dedikasi mereka di lapangan. Ia menilai peran pendamping sangat vital sebagai ujung tombak perubahan sosial yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Puspo juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas SDM serta peningkatan kualitas data. Data yang akurat dan mutakhir menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Selain itu, ia mendorong penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan di tingkat desa dan kecamatan.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan graduasi harus diikuti dengan akses terhadap peluang ekonomi, seperti bantuan usaha, pelatihan kewirausahaan, dan pembukaan jaringan pasar. Pemerintah daerah, menurutnya, akan terus mendorong kebijakan yang mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana konsolidasi kebijakan dan penguatan arah program. Seluruh pihak diharapkan mampu menerjemahkan komitmen tersebut ke dalam langkah nyata di tingkat lokal melalui perencanaan yang partisipatif dan berkelanjutan.

Dengan semangat kebersamaan, Halal Bihalal SDM PKH Klaten diharapkan mampu menjadi titik penguatan strategi dalam menekan angka kemiskinan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Agus STP)

Komentar Via Facebook :