Sosialisasi Kesehatan Holistik Digelar di Kelurahan Gerem, Tekankan Pencegahan Penyakit Tidak Menular

Sosialisasi Kesehatan Holistik Digelar di Kelurahan Gerem, Tekankan Pencegahan Penyakit Tidak Menular

CYBER88 | CILEGON – Komunitas Indonesia Sehat (KIS) menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi kesehatan holistik bagi masyarakat di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pola hidup sehat, khususnya dalam mencegah penyakit tidak menular.

Acara tersebut dihadiri Plt Lurah Gerem Hikmatul Qismat, Ketua TP PKK Kelurahan Gerem, Kasi PPM, kader Posyandu, serta staf kelurahan. Kehadiran berbagai unsur masyarakat ini menunjukkan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas kesehatan di tingkat lingkungan.

Dalam sambutannya, Hikmatul Qismat mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ia mengajak warga untuk mengikuti kegiatan dengan serius serta menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kesehatan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga menjadi kepentingan bersama agar lingkungan tetap produktif dan sejahtera.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup sehat. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, tiga penyakit dengan tingkat kematian tertinggi di Indonesia adalah hipertensi (34,1 persen), stroke (10,9 persen), dan diabetes melitus (8,5 persen). Data tersebut menjadi dasar pentingnya edukasi kesehatan secara menyeluruh.

Koordinator Lapangan KIS, Wahyu Utomo, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada pencegahan penyakit degeneratif melalui edukasi langsung kepada masyarakat. “Kami ingin membantu pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat agar rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai konsep kesehatan holistik, yaitu pendekatan yang mencakup keseimbangan fisik, mental, emosional, sosial, dan spiritual. Selain itu, masyarakat juga dikenalkan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) serta pemanfaatan tanaman herbal yang memiliki kandungan antioksidan.

Kegiatan dilaksanakan secara interaktif dengan melibatkan perangkat kelurahan, kader posyandu, PKK, serta perwakilan RT. Panitia juga memberikan dukungan berupa souvenir kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Wahyu menambahkan, kegiatan ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan KIS di Kota Cilegon, dengan target empat kelurahan di Kecamatan Grogol dalam satu hari. Sebelumnya, KIS telah menjalankan program serupa di sejumlah wilayah di Kota Serang.

Melalui kegiatan ini, KIS berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan, serta mampu menerapkan pola hidup sehat secara mandiri. Sosialisasi ini menjadi langkah konkret dalam mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan penyakit tidak menular di Kota Cilegon.

Komentar Via Facebook :