MAN 2 Cilegon Perkuat Pendidikan Religius Lewat Kegiatan Manasik Haji
CYBER88 | CILEGON – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Cilegon terus memperkuat pendidikan religius bagi para siswanya melalui kegiatan manasik haji yang digelar bagi siswa kelas XII, Jumat (17/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter sekaligus pembelajaran praktik ibadah, agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan tata cara pelaksanaan haji secara langsung.
Dengan mengusung konsep haji ifrod, rangkaian manasik disusun menyerupai proses ibadah haji di Tanah Suci. Para siswa mengikuti setiap tahapan dengan tertib, mulai dari mengenakan pakaian ihram hingga menyelesaikan seluruh rukun dan wajib haji dalam bentuk simulasi.
Kegiatan diawali dari lingkungan sekolah dengan berwudu dan memakai pakaian ihram. Selanjutnya, peserta bergerak menuju Masjid Curug untuk melaksanakan miqat yang disertai salat sunah ihram yang disesuaikan dengan kondisi.
Setelah itu, siswa melanjutkan perjalanan menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf sambil melantunkan talbiyah. Dalam sesi tersebut juga dilakukan simulasi khutbah wukuf guna memperdalam pemahaman tentang salah satu rukun utama dalam ibadah haji.
Rangkaian kegiatan berlanjut ke Muzdalifah untuk mabit dan pengambilan batu kerikil yang akan digunakan dalam prosesi lontar jumrah. Setiap siswa menyiapkan 21 butir kerikil sebagai bagian dari praktik tersebut.
Selanjutnya, peserta menuju Mina untuk melaksanakan lontar jumrah secara simbolis, yang kemudian dilanjutkan dengan tahallul sebagai tanda penyelesaian sebagian rangkaian ibadah.
Simulasi ditutup dengan pelaksanaan tawaf di area yang disimulasikan sebagai Masjidil Haram di lapangan sekolah, dilanjutkan dengan minum air zamzam serta sai antara Safa dan Marwah yang telah ditentukan.
Kepala MAN 2 Kota Cilegon, Mamad M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji merupakan agenda rutin yang bertujuan memperkuat kurikulum keagamaan siswa.
“Alhamdulillah kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan. Ini menjadi bagian dari penguatan kurikulum agar siswa memiliki bekal pengetahuan dan pengalaman praktik sebelum mereka lulus,” ujarnya.
Rachmat AS, Sekretaris Komite MAN 2 Kota Cilegon, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya program kerja akhir tahun yang dilaksanakan pihak sekolah pada Jumat, 17 April 2026. Ia menilai, kegiatan manasik haji bagi siswa kelas XII merupakan salah satu program unggulan yang tidak hanya memberikan pembekalan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas peserta didik.
Menurutnya, program ini menjadi langkah penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman serta memotivasi siswa agar kelak mampu menunaikan ibadah haji dengan bekal ilmu yang memadai.
Lebih lanjut, Rachmat AS mengungkapkan kebanggaannya terhadap MAN 2 Kota Cilegon yang konsisten menghadirkan program pembinaan berkualitas bagi para siswa di penghujung masa pendidikan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada kepala madrasah, para pendidik, pembimbing, serta seluruh jajaran pegawai yang telah berkontribusi dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia. Komite sekolah, lanjutnya, akan terus mendukung setiap program yang dijalankan demi kemajuan pendidikan dan masa depan generasi bangsa.
Sementara itu, Ketua Pelaksana H. Muizudin, M.Pd, menjelaskan bahwa pelaksanaan manasik haji kini difokuskan di lingkungan sekolah menyesuaikan dengan regulasi yang berlaku.
“Sudah dua tahun terakhir kegiatan ini dilaksanakan di sekolah. Sebelumnya sempat dilakukan di luar, namun karena adanya aturan, kini kita pusatkan di lingkungan madrasah,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan berjalan lancar berkat dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari kepala madrasah, komite sekolah, wali murid, hingga seluruh guru yang terlibat aktif dalam pendampingan.
“Kegiatan ini melibatkan puluhan guru yang mendampingi siswa dari awal hingga akhir. Alhamdulillah tidak ada kendala berarti,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap siswa dapat mengambil nilai-nilai keikhlasan, kedisiplinan, serta memiliki motivasi untuk suatu saat menunaikan ibadah haji yang sesungguhnya.
“Manasik ini sangat bermanfaat. Suatu saat nanti mereka akan merasakan pentingnya ilmu ini ketika berada di Tanah Suci. Semoga juga bisa menginspirasi mereka untuk memiliki cita-cita menjadi haji,” pungkasnya.


Komentar Via Facebook :