Uji Coba Jalur Pendakian Bukit Kembar Gerem Resmi Dimulai, Siap Jadi Destinasi Wisata Alam Baru Cilegon

Uji Coba Jalur Pendakian Bukit Kembar Gerem Resmi Dimulai, Siap Jadi Destinasi Wisata Alam Baru Cilegon

CYBER88 |  Cilegon  — Sejak pagi hari, antusiasme terlihat dari Pengurus Pokdarwis yang mendatangi lokasi Bukit Kembar yang akan digarap di Lingkungan Gerem Talang, Kelurahan Gerem, Kota Cilegon.

Kegiatan uji coba pembukaan jalur pendakian ini dipimpin langsung oleh Bapak Hadari, Ketua RW 08 sekaligus tokoh masyarakat Gerem Talang. Dengan penuh semangat, beliau memimpin jalannya kegiatan yang diawali dengan pembabatan rumput liar, pemasangan tanda jalur, serta perataan area camping.

Dalam kesempatan tersebut, Hadari mengajak seluruh masyarakat Kota Cilegon untuk menikmati keindahan alam Bukit Kembar yang memiliki dua puncak, yakni Puncak Bukit Kembar 1 dan Puncak Bukit Kembar 2.

Adapun gambaran jalur pendakian Bukit Kembar adalah sebagai berikut:
Basecamp Bukit Kembar menuju Post 1: ±10 menit
Post 1 ke Post 2 (melalui Tanjakan Wow): ±10 menit
Post 2 menuju Bukit Sabana: ±5 menit
Bukit Sabana menuju Puncak: ±5 menit
Total waktu pendakian diperkirakan sekitar 30 menit.

Uji coba jalur ini turut dihadiri oleh gabungan seluruh pemuda lokal Gerem Talang. Hadir pula Subaeti, Wakil Ketua Pokdarwis, yang mewakili Ketua Pokdarwis karena berhalangan hadir akibat kegiatan lain yang tidak dapat ditinggalkan.

Saat berada di Post Sabana, Subaeti menyampaikan bahwa,“Kegiatan uji coba Jalur Bukit Kembar ini dilaksanakan mulai tanggal 1 sampai 15 Januari 2026. Masyarakat, komunitas, dan para penggiat wisata diharapkan dapat memberikan masukan dan tanggapan untuk melengkapi berbagai kekurangan yang ada.

Selanjutnya akan dilakukan peresmian dan pelantikan Pengurus Pokdarwis Bukit Kembar pada tanggal 16–17 Januari 2026. Setelah itu, jalur pendakian Bukit Kembar resmi dibuka untuk umum.”

Untuk akses masuk menuju Bukit Kembar, masyarakat dapat mencarinya melalui Google Maps dengan kata kunci “Basecamp Bukit Kembar Gerem”, beralamat di Jl. Pintu Air, Link. Gerem Talang RW 08, Kelurahan Gerem, Kota Cilegon.

Sementara itu, Yuli Engkong, selaku Fasilitator Desa Wisata sekaligus Ketua AOPGI Kota Cilegon, yang telah mendampingi wilayah Gerem selama tiga tahun, menyampaikan komitmennya dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis lokal.

Upaya tersebut meliputi pengembangan UMKM, pemandu wisata, porter, admin, hingga event organizer yang seluruhnya dikelola oleh warga lokal atau dikenal dengan semangat “Local Pride”.

Beliau juga menegaskan bahwa masyarakat lokal berhak mengelola desa wisata di lingkungannya sendiri secara profesional dan kolaboratif.

Dalam kegiatan uji coba jalur ini, terdapat beberapa catatan penting, di antaranya pemasangan papan nama puncak, petunjuk arah jalur, serta upaya mitigasi risiko kecelakaan dengan penerapan standar K3, seperti pemasangan webbing dan tanda-tanda peringatan di titik rawan.

Diharapkan seluruh proses uji coba jalur ini dapat rampung dalam waktu satu bulan. Dengan adanya uji coba tersebut, besar harapan muncul dukungan dari sponsor maupun komunitas untuk membantu melengkapi berbagai kebutuhan fasilitas di kawasan Bukit Kembar. (Engkong)




 

Komentar Via Facebook :