Melarikan Diri Ke Taiwan Lewat Laut, Aktivis Hong Kong Ditangkap Otoritas China

Melarikan Diri Ke Taiwan Lewat Laut, Aktivis Hong Kong Ditangkap Otoritas China

CYBER88 | Hong Kong - Otoritas China mengaku sedikitnya 12 orang ditangkap karena berusaha kabur dari Hong Kong. Dari kapal yang digunakan oleh 12 orang yang berusaha kabur dari Hong Kong, tersebut berhasil dicegat oleh kapal patroli pantai China pada Jumat (28/8) waktu setempat. Kapal itu bergerak menuju wilayah Taiwan.

Salah seorang aktivis bernama Andy Li yang pernah ditangkap di bawah Undang-undang (UU) keamanan nasional Hong Kong yang kontroversial termasuk satu penumpang kapal cepat gelap tersebut.

Sebelumnya Andy Li dituduh berkolusi dengan kekuatan asing itu dikatakan pemerintah adalah sebuah tindak kriminal di bawa UU keamanan nasional Hong Kong yang memiliki ancaman penjara seumur hidup.

Sementara menurut surat kabar pro-China, Wen Wei Po, yang mengutip sejumlah sumber tak teridentifikasi, dari belasan orang yang ditangkap, terdapat beberapa orang yang sebelumnya ditangkap karena terlibat unjuk rasa pro-demokrasi di Hong Kong tahun lalu.

Terpisah, Kepolisian Hong Kong menyebut 12 orang yang ditangkap, berusia antara 16 tahun hingga 33 tahun.

Kini dikabarkan mereka ditahan oleh otoritas China daratan. Tidak disebutkan lebih lanjut soal kapan mereka akan diserahkan kepada otoritas Hong Kong.

Sejak peristiwa demo besar di Hong Kong, Otoritas China daratan mulai memberlakukan UU keamanan nasional Hong Kong pada Juni lalu, dengan melangkahi parlemen Hong Kong. UU itu diterapkan usai banyak unjuk rasa prodemokrasi digelar di Hong Kong.

Di bawah UU tersebut, penyampaian opini atau ekspresi tertentu yang sebelumnya bebas menjadi ilegal. Pemerintah Hong Kong bersikeras menyatakan UU itu tidak melanggar hak kebebasan berbicara dan berkumpul yang dijamin di wilayah itu sejak pengembalian ke China tahun 1997.

Namun sejumlah tokoh prodemokrasi meninggalkan Hong Kong setelah UU itu diberlakukan, karena khawatir akan dibungkam oleh sistem peradilan China daratan yang buram.**

Komentar Via Facebook :