Kasus Covid-19 Terbanyak di Dunia, Trump Akan Tuntut Ganti Rugi Ke China

Kasus Covid-19 Terbanyak di Dunia, Trump Akan Tuntut Ganti Rugi Ke China

CYBER88.CO.ID - Dilansir dari data WHO, Virus corona yang berasal dari Wuhan, China saat ini sudah menjangkiti 3.064.225 orang di seluruh dunia. Dimana angka kematian mencapai 211.537 dan sembuh 922.387 orang. 

Dari total kasus, di dunia, sebanyak 1.010.356 kasus ada di AS dan menjadikan negara Adidaya itu sebagai negara dengan kasus corona terbanyak di dunia.

AS juga memiliki angka kematian akibat COVID-19 tertinggi di dunia, mencapai 56.797 kasus. Sementara itu, pasien sembuh di AS ada sebanyak 138.990 orang, menurut Worldometers.

Hal itulah yang membuat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjadi geram.

Dalam briefing di Gedung Putih, mengatakan ada kemungkinan akan menuntut ganti rugi pada pemerintah China atas kelalaiannya menangani wabah virus corona (COVID-19), sehingga kini sudah menginfeksi jutaan manusia di Dunia termasuk di AS, ungkapnya.

Baca Juga :  Refly Harun : Permenhub Larangan Mudik Langgar HAM, Pemerintah Harus Bisa Memastikan Bahwa Semua Orang Makan Ketika Karantina Wilayah Dan Larangan Mudik

"Ada banyak cara untuk meminta pertanggungjawaban mereka," kata Trump. 

"Kami sedang melakukan penyelidikan yang sangat serius seperti yang mungkin Anda ketahui," ujarnya.

"Ini sangat substansial." kata Trump. "Ini kehancuran dunia. Ini kehancuran Amerika Serikat, tetapi ini juga kehancuran dunia."

"Kami tidak senang dengan China. Kami tidak senang dengan seluruh situasi itu karena kami percaya itu bisa dihentikan di sumbernya.

Trump menyampaikan saat ditanyai mengenai editorial surat kabar Jerman baru-baru ini, yang mendesak China untuk membayar ke Jerman sebesar US$ 165 miliar sebagai ganti rugi kerusakan ekonomi yang disebabkan oleh virus Corona.

"Kami belum memutuskan jumlah finalnya. Itu sangat besar," imbuh Trump. (*)

Komentar Via Facebook :