Potensi Wisata Alam Air Terjun Tonjong Sebagai Daya Tarik Wisata Alam di Majenang

Potensi Wisata Alam Air Terjun Tonjong Sebagai Daya Tarik Wisata Alam di Majenang

CYBER88 l Cilacap -- Desa Sadahayu merupakan salah satu desa yang masuk dalam wilayah Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap Provinsi jawa Tengah yang saat ini di pimpin oleh seorang kepala Desa bernama Raskim.

Secara geografis Desa Sadahayu berada di dataran tinggi berbaasan dengan Desa Sepatnunggal dan desa Sadabumi serta di kelilingi areal perkebunan pinus perhutani tepatnya ke utara sejauh kurang lebih 10 KM dari pusat kota Majenang.

Kepala Desa Sadahayu Raskim mengatakan kepada media Cyber88 bahwa curug tonjong di Desa Sadahayu belum banyak diketahui warga di luar kecamatan majenang tersebut.

Curug itu berada di tengah-tengah hutan pinus dan berada di bawah jalan yang menghubungkan pusat Desa Sadahayu dengan Dusun Tembongraja begitu eksotik,” Ujarnya

Desa Sadahayu dianugrahi berkah melimpah dengan adanya curug tonjong yang berada di pedalaman hutan Perhutani atau hutan lindung.

Curug tonjong sempat digadang-gadang untuk bisa dikembangkan menjadi obyek wisata dan banyak Keunggulannya dibandingkan curug lain.

karena adanya aliran air yang masuk ke bawah bebatuan. Keunikan ini bisa dilihat jika menyusuri curug dari atas hingga bawah,” Kata Kustini kasi kesejahteraan sadahyu dan sekretaris Pokdarwis " Alam Asri"

Setengah perjalanan, air tidak terlihat karena berada dibawah batu, seolah menyembunyikannya dalam misteri yang belum terungkap,” ujarnya

Untuk bisa menuju curug tonjong, memang dibutuhkan perjuangan luar biasa. Pasalnya, pengunjung harus berjalan kaki melalui jalan setapak menembus hutan pinus. Juga ada rute memutar, tepat dipertigaan Jalan Sadahayu-Tembongraja dengan Sadahayu-Jambu,” ujar Raskim.

Dari sana, jalan lebih landai dan menyusuri hulu sungai Cijalu. Jika ingin lebih cepat, maka pilihan pertama adalah menyusuri sungai Cinagara.

Hanya, rute ini sepertinya diperuntukan bagi pemilik jiwa petualang. Jalan lebih curam hingga membutuhkan tenaga ekstra saat kembali,” Sambungnya

Maka, tepat jika curug ini berada di tengah alam pegunungan dan masih sangat asri. Bagaimana tidak, penduduk setempat masih jarang melaluinya. Mereka yang kesana hanyalah penyadap pinus,”Tambah dia.

Belum lagi dengan tantangan lain berupa cuaca. Memasuki kawasan hutan pinus milik Perhutani, pengunjung sudah disambut udara dingin. Penyebabnya karena wilayah desa ini berada diketinggian kurang lebih 800 diatas permukaan laut.

Menurut Yanti Salah satu pengunjung yang datang bersama rombongan keluarga langsung dari kecamatan tetangga yaitu kecamatan cipari dan masih area kabupaten cilacap mengatakan, bahwa dirinya sudah ke tiga kalinya datang dan menikmati sejuk, indah dan segar suasana alam Curug tonjong,”ujarnya. (Purwanti)

Komentar Via Facebook :