Sekjen DPP LII Empat Lawang Minta Tipikor Mabes Polri dan KPK Periksa Proyek Rehab Irigasi di Kabupaten Empat Lawang Dengan Dana "Fantastis"
CYBER88 | Empat Lawang -- Proyek pembangunan pembuatan Saluran Irigasi Air Seguring di desa Lampar Baru kecamatan Tebing Tinggi kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2016 lalu dengan dana sebesar 1,5 milyar, pembuatan awal, tentunya sangat sulit sekali.
Karena banyak sekali proses yang harus ditempuh, seperti pembentukan badan saluran irigasi dan membebaskan lahan masyarakat yang terkena areal pembangunan irigasi.
Tahun 2020 ini pemerintah Kabupaten Empat Lawang telah menganggarkan proyek rehab pada saluran irigasi air seguring tersebut dengan dana yang sangat pantastis yaitu sebesar Rp. 3,207,300,000,- yang mana pagu dana rehabilitas ini melebihi dari anggaran awal pembuatan saluran irigasi yang direalisasikan pada tahun lalu.
Sekretaris sekaligus Plt Kabid CK Dinas PU PR Kabupaten Empat Lawang, Apriansyah Qolbi, MSi yang didampingi PPTK proyek Rehab saluran irigasi air seguring desa Lampar Baru, saat dikonfirmasi cyber88 diruang kerjanya, Selasa, 13/10/2020, sekira pukul: 09:30 wib mengatakan,
"Proyek tersebut tidak ada permasalahan dan semua itu dilakukan sesuai dengan RAB yang ada, untuk diketahui bahwa pekerjaan itu bukan hanya saluran irigasi saja kami melakukan pembangunan bendungan, serta bangunan pendukung lainnya, namun yang jelas kami mentargetkan tahun ini saluran irigasi air seguring ini bisa difungsikan dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar, sembari memerintahkan PPTK untuk menjelaskan lebih lanjut.

Plt Kabid CK Dinas PUP PR Kabupaten Empat Lawang, Apriansyah Qolbi, MSi
Hal senada juga disampaikan oleh Yoga Saputra sebagai PPTK proyek tersebut, namun Yoga menambahkan, semua pekerjaan yang sudah ini adalah pemasangan baru, semua saluran irigasi yang rusak diperbaiki dengan cara pemasangan atau pembangunan yang baru.
Ketika ditunjukkan oleh Tien Investigasi foto kegiatan titik nol yang hanya melakukan pembersihan saja dan langsung dilakukan pemasangan pembesian diatasi lantai yang lama dan di pinggir dinding irigasi, yang juga jarak pembesiannya berjarak 30 cm, baik PPTK maupun Sekretaris tidak memberikan tanggapan.

PPTK, Yoga Saputra
Sekretaris Umum DPP Lembaga Informasi Independen Empat Lawang di ruang kerjanya saat dimintai komentarnya tentang pembangunan rehab saluran irigasi ini mengatakan, "proyek ini perlu pengawasan yang ekstra dari pihak yang berwenang, sebab dari pagu dana saja sudah mencurigakan yang mana pagu dana rehab malah lebih besar dari pengadaan pembangunan yang pertama" ujarnya.

Likwan yu Sekum Lembaga Informasi Independen Empat Lawang
Likwan yu Sekum Lembaga Informasi Independen Empat Lawang. sangat menyesalkan atas tindakan para cukong2 kontraktor yang terkesan merampok uang Negara. Pagu 3,2 M nilai nya cukup besar, jadi wajar saja di Negara ini yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin.
Lebih lanjut Yu panggilan akrab sang aktivis ini mengatakan ada beberapa titik lokasi yang tidak disentuh rehab sama sekali seakan akan tidak sesuai dengan biaya yang di anggarkan.
"Dirinya selaku aktivis berkewajiban untuk memantau dan berharap kepada jajaran PU baik itu di Provinsi Sumatera Selatan, Kementrian PU di Jakarta serta pihak yang berkompeten, pihak Tipikor Kajati Sumsel, Pihak Polda Sumsel dan pihak KPK serta Tipikor Mabes Polri untuk bisa turun ke lokasi guna untuk melakukan pemeriksaan secara langsung baik fisik maupun administrasinya.
Mengingat selain dikhawatirkan terjadi penyimpangan yang dapat merugikan keuangan negara, juga mengakibatkan kerugian bagi masyarakat yang memiliki lahan pertanian sawah didaerah setempat" ujar Likwan yu, mengakhiri bincangnya pada CYBER88. (TIM)


Komentar Via Facebook :