PTPN V Memupuk Asa KUD Makarti Jaya
Sawitnya Diremajakan dan Belum Panen, Petani Plasma PTPN V Tetap Bergaji
Tanaman kelapa sawit KUD Makarti Jaya Desa Kumain seluas 697 Ha, Kebun plasma binaan PTPN V ini diperkirakan akan mulai berproduksi pada September 2021
CYBER88 | Rokan Hulu -- Tanaman perkebunan kelapa sawit di Desa Kumain seluas 697 hektare milik para petani yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD) Makarti Jaya, merupakan sebuah desa yang berada di Negeri Seribu Suluk, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, dilakukan peremajaan pada awal tahun 2019 dengan dukungan penuh PTPN V, hasil sawit di desa Kumain menurun jauh produktivitasnya akibat usia tanaman yang semakin renta, langkah ini merupakan bagian dari Program PTPN V Untuk Sawit Rakyat, yang bertujuan meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan petani.
Tujimin adalah satu dari ratusan transmigran asal Pulau Jawa yang menetap di Desa Kumain sejak 1985 silam, sedari awal di sana mereka telah menggantungkan hidup dengan kelapa sawit dan bermitra dengan PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V).
Jika tidak ada aral melintang, akhir tahun depan sawit-sawit tersebut akan segera panen, hamparan sawit yang digadang bakal menjadi pondasi ekonomi keluarga dan bekal pendidikan anak-anaknya.
PTPN V dipercayakan sebagai mitra teknis peremajaan, tidak hanya memberikan jaminan atas proses tanam ulang tanpa bakar, jaminan sumber bibit yang bersertifikat, jaminan pembiayaan dan pemeliharaan, serta jaminan atas produksi, namun juga diakui Tujimin sebagai pengayom para petani.
"Dengan adanya kemitraan bersama PTPN V, kami sangat diuntungkan. Sebab, kami dibimbing dari awal sampai panen. Kami juga diuntungkan dengan harga yang kompetitif serta penerapan budidaya sawit lestari," katanya, Selasa (17/11/2020).
Selama proses itu berlangsung, para petani KUD Makarti Jaya diberdayakan sebagai pekerja kontrak waktu tertentu (PKWT), tetap melibatkan para petani dalam proses penanaman ulang, pemeliharaan, pemupukan, hingga nanti masa panen tiba.
Selama masa tanam, persoalan yang jamak dihadapi para petani adalah hilangnya pendapatan, bagi sebagian petani yang lahannya lebih luas dan masih memiliki areal produktif, barangkali bukan sebuah masalah namun tidak bagi Tujimin dan ratusan petani lainnya di Kumain.
Persoalan ini mendapat atensi PTPN V, perusahaan perkebunan negara di Riau yang terus mencatatkan kinerja positif sepanjang pandemi 2020 ini, dengan memberikan solusi dengan memperkerjakan terhadap petani sawit yg kebunnya terkena peremajaan.
"Dengan begini kami bisa menopang kebutuhan sehari-hari selama menunggu masa panen tiba, kami para petani jadi lebih fokus merawat sawit-sawit kami hingga panen nanti," kata Tujimin yang juga ketua KUD Makarti Jaya tersebut.
Sutiman, anggota KUD Makarti Jaya lainnya mengamini dan menyampaikan selama peremajaan sawit berlangsung, ia bekerja pada bagian pembibitan dan menerima digaji setiap bulan yang dapat memenuhi kebutuhan keluarganya setidaknya hingga panen perdana yang diperkirakan September tahun depan.
Kepala Desa Kumain, Darwadi menjelaskan perkembangan Desa Kumain dan PTPN V ibarat dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan, desa Kumain berkembang pesat menjadi desa yang mandiri secara ekonomi karena keberadaan PTPN V, Sementara pihak perusahaan juga mendapat hal positif dengan menerima pasokan tandan buah segar (TBS) sawit dari masyarakat untuk memenuhi operasional pabrik kelapa sawit (PKS).***


Komentar Via Facebook :