Hen Hen, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Mengecam Keras Aksi Vandalisme Pada APK Paslon Yena-Atep

Hen Hen, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Mengecam Keras Aksi Vandalisme Pada APK Paslon Yena-Atep

CYBER88 | Bandung – Detik-detik akhir dalam Pilkada kabupaten Bandung yang akan digelar 9 Desember mendatang, ternodai oleh aksi vandalisme pada APK pasangan calon nomor urut 2 Yena-Atep oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pantauan Cyber88.co.id pada APK Paslon noor urut 2 tersebut terdapat coretan cat Pilox bertuliskan “PKI” pada Poto Wakil Ketua Bidang Perekonomian PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bandung Chrysencia Gita Sylviana yang terpasang di Jalan RW 05 Desa Cipagalo Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Tak Hanya dicorat-coret, spanduk tersebut juga turut dirusak.

Adanya aksi Vandalisme tersebut, sontak mendapatkan reaksi dari sejumlah Pimpinan PDI Perjuangan Kabupaten bandung, Jajaran Pengurus dan kader simpatisan.

Sekretaris DPC PDI-P, Hen hen Asep Suhendar melalui pesan WhatsApp Kamis (19/11/2020) pada Cyber88.co.id, mengecam dan mengutuk keras aksi Vandalisme tersebut.

Hen hen mengatakan, aksi yang dilakukan oleh oknum yang tak bertanggung jawab itu sangat melukai kami dan hal itu juga mencoreng semua kesepakatan Pilkada damai.

“Kami mendorong semua jajaran terkait untuk mengusut tuntas kasus menjijikan tersebut, agar kasus tidak senonoh tersebut tidak terus berulang,” Cetus henhen.

Menurutnya, aksi vandalisme ini sangat merugikan partai dan pasangan calon yang mereka usung di Pilkada Kabupaten Bandung ini. Ia berharap Bawaslu dapat menyelidiki dan menemukan pelakunya.

Dijelaskan Henhen, “Perlu difahami semua pihak, bahwa faham komunis itu sendiri sudah puluhan tahun lalu sirna dari NKRI, hanya oknum pengecut  yang berpikiran picik lah yang masih menggoreng issue tersebut,” Tegasnya.

“Meski paham pembusukan karakter rival akan dilakukan saat Pilkada seperti ini, cara kotor itu menurutnya adalah kejahatan demokrasi yang tidak bisa ditolerir,” Tandas Kader PDIP dari dapil I Kabupaten Bandung tersebut.

“Hari ini kita melaporkan kasus tersebut bersama Badan Bantuan Hukum dan Advokasi PDI Perjuangan. Sebagai warga Negara yang baik kami taat hukum dan melaporkan kasus tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku,” Tandasnya.

“Kami harus menjaga situasi politik daerah yang sudah baik ini. Jangan ada yang coba-coba memancing kekisruhan. Pasangan Yena-Atep dan partai pendukungnya akan mengawal agar pilkada berjalan aman lancar dan sehat hingga Yena-Atep terpilih di tanggal 9 Desember 2020,” Pungkas Hen hen yang juga merupakan salah satu Pimpinan DPRD Kabupaten Bandung Periode 2019-2014. (Dens)

Komentar Via Facebook :