Atep : Jika Terpilih jadi Wakil Bupati di Pilkada Kabupaten Bandung 2020, Siap Majukan Persikab
CYBER88 | Bandung -- Persikab Bandung merupakan klub sepakbola yang lahir pada 1963. Klub sepakbola yang bertetangga dengan Persib Bandung yang bermarkas di Kota Bandung.
Seperti diketahu, di "Era 1990-an, saat Persikab Berjaya ketika bertemu dengan Persib Bandung dalam pertandingan selalu seru.
Persikab sempat menjuarai Liga Divisi I PSSI pada 1994-1995 kemudian promosi ke Divisi Utama. Pada era 1990-2000-an, Persikab jadi tim yang diperhitungkan. Saat itu, Persikab dikelola Bupati Bandung, HU Djati Permana.
Pertandingan sarat gengsi antara Persib melawan Persib, salah satunya pada 11 November 1999, Persib ditaklukan oleh Persikab di Stadion Siliwangi dengan skor 1-0 dalam derby Bandung di ajang Liga Indonesia VI.
Seperti diketahui, dalam Pilkada Kabupaten Bandung terdapat tiga paslon yakni : Nomor urut 1, Kurnia Agustina-Usman Sayogi, diusung partai Golkar dan Gerindra. Nomor urut 2, Yena Iskandar Masoem-Atep Rizal, diusung PDI-Perjuangan dan PAN. Nomor urut 3, Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan, diusung PKB, Nasdem, Demokrat, dan PKS.
Di antara tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Kabupaten Bandung, Atep yang paling muda, berusia 33 tahun.
Atep jadi calon wakil bupati berpasangan dengan Yena Iskandar Masoem diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN). Ia jadi salah satu eks pemain sepakbola profesional yang melenggang ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai wakil kepala daerah.
Atep, eks Kapten Persib Bandung yang membawa Persib juara Liga Super Indonesia (LSI) 2014, dan kini maju sebagai calon wakil Bupati mendampingi Yena Masoem mengatakan, seandainya terpilih pada Pilkada Kabupaten Bandung dirinya ingin kembali memajukan Persikab.
“Saya maju di Pilkada Kabupaten Bandung, jika kelak terpilih, ingin kembali membangkitkan Persikab dengan dorongan pemerintah," ucap Atep.
Sebagai orang yang dibesarkan di dunia sepakbola, Atep merasa punya tanggung jawab moral untuk kembali membangkitkan kembali kejayaan Persikab Bandung.
Dikatakan Atep, Saat ini, Persikab bermain di Liga 3 PSSI. Secara aturan, masih dibolehkan mendapat dana hibah dari APBD pemerintah daerah. Kecuali jika klub profesional semisal Persib.
Atas dasar hal itulah, Atep akan memanfaatkan APBD untuk mendorong Persikab supaya lebih berbenah.
"Apalagi, Lanjutnya, Stadion Si Jalak Harupat sudah berdiri, sarana dan prasarananya sangat mendukung untuk membangkitkan kembali Persikab.
Lebih Lanjut Atep menuturkan, Selama Pilkada Kabupaten Bandung, dirinya terus blusukan ke setiap desa di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. Dia melihat banyak pemuda menggemari sepakbola, menggemari Persikab dan Persib.
"Itu jadi potensi. Sarana prasarana ke depan harus diperbaiki, lapangannya dibenahi, atletnya dibina, dilatih. Pemerintah dorong supaya ciptakan turnamen sepakbola di level kecamatan untuk mencari pemain berbakat, ciptakan persaingan sehat.
Tujuannya apa, supaya bisa mengisi skuat Persikab. Tiap tahun dapat promosi ke liga lebih tinggi sampai akhirnya masuk Liga I," ucapnya.
"Sebagai olahragawan, sebagai atlet, sejak dini kedepankan sportivitas, integritas. Itu yang saya pegang dan jadi komitmen jika jadi pemimpin nanti. Bukan hal aneh juga jika pemain bola maju ke politik, selama dia mau upgrade wawasan," Pungkat Atep. (Dns)


Komentar Via Facebook :