GOLKAR Klaten Gagas Rumah Kompos Tiap Desa Untuk Atasi Sampah Organik

GOLKAR Klaten Gagas Rumah Kompos Tiap Desa Untuk Atasi Sampah Organik

CYBER88 | KLATEN — DPD Partai Golkar Kabupaten Klaten melempar gagasan penguatan pengelolaan sampah berbasis desa melalui pembangunan rumah kompos di setiap desa. Gagasan ini mengemuka dalam rangkaian Tasyakuran HUT ke-62 Partai Golkar di Kantor DPD Golkar Klaten, Selasa (20/10), sebagai solusi agar persoalan sampah organik bisa diselesaikan dari sumbernya.

Ketua DPD Partai Golkar Klaten, Basuki Effendy menyampaikan bahwa persoalan sampah di Klaten tidak bisa hanya mengandalkan TPA. Sampah rumah tangga yang didominasi sampah organik harus mulai dikelola di tingkat desa agar tidak menumpuk di TPA.

"Kita ingin sampah selesai di tingkat desa. Sampah organik diolah jadi kompos untuk petani, sampah anorganik bisa punya nilai ekonomi," ujar Fendy.

Menurutnya, jika setiap desa memiliki rumah kompos lengkap dengan mesin pencacah dan kader pengelola, maka kompos yang dihasilkan bisa dimanfaatkan langsung oleh petani. Hal ini selain mengurangi beban TPA juga membantu petani menekan biaya pupuk dan mengembalikan kesuburan lahan pertanian.

Gagasan tersebut mendapat tanggapan positif dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Klaten. Ia menilai ide rumah kompos desa sebagai langkah yang bagus.

"Ya sebenarnya bagus juga cuman ini nanti perlu kita kaji terkait dengan adanya rumah kompos itu. Diharapkan manfaat kompos kalau bisa di setiap desa dimanfaatkan untuk masyarakatnya dulu," ujar Waluyo, Sekretaris DLH Klaten.

DPD Golkar Klaten menegaskan gagasan ini masih dalam tahap pematangan dan penjaringan aspirasi dari para kepala desa. Ke depan, program ini diharapkan bisa dimulai dengan pilot project di beberapa desa di tiap eks Kawedanan sebelum diterapkan lebih luas di seluruh Kabupaten Klaten.

Program ini dinilai sejalan dengan semangat HUT ke-62 Partai Golkar "Bersama Rakyat; Karya Nyata, Rakyat Sejahtera", di mana pengelolaan sampah berkelanjutan diharapkan memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan petani dan kebersihan lingkungan desa.

Melalui gagasan ini, Partai Golkar Klaten juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Klaten untuk mulai membiasakan memilah sampah dari rumah. Sampah organik seperti sisa dapur dan dedaunan dipisahkan dengan sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan botol, sehingga memudahkan proses pengolahan di rumah kompos nantinya.

Komentar Via Facebook :