Akhir Akhir Ini di Perairan Laut Dumai Diduga Rawan Perampokan

Akhir Akhir Ini di Perairan Laut Dumai Diduga Rawan Perampokan

CYBER88 | DUMAI --  Enam bulan terakhir ini perairan laut Dumai dikabarkan rawan akan tindak kejahatan berupa pencurian barang dari kapal.

Informasi yang berhasil dirangkum cyber88.co.id Selasa (15/12/2020) tadi missalnya, bahwa tadi malam (15/12/2020) sekitar Pukul 04.00 WIB’ telah terjadi dugaan tindak pidana perampokan barang barang berharga dari atas kapal MV. VANTAGE RIDER Berbendera LIBERIA.

Kapal yang sedang sandar di Dermaga PT. ENERGI UNGGUL PERSADA Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai tersebut kabarnya di masuki para pelaku tindak pidana perampokan.

Pada Pukul 03.45 WIB dini hari itu  menurut informasi seorang Mualim Kapal MV. VANTAGE RIDER  bernama Mr. MARIN BUZATU telah disekap oleh 4 orang yang tidak dikenal, saat itu Mr Marin Buzatu kabarnya sedang berjaga di pintu visitor check-in pop Deck dan secara tiba tiba dia kabarnya disekap  para pelaku tak di kenal.
 
Para pelaku kabarnya melakukan pengancaman terhadap Mr. MARIN BUZATU, bahkan sampai nekad menyekap mulut dan mengikat kedua tangan Mr Marin Buzatu serta dipaksa oleh para pelaku untuk menunjukkan jalan ke ruang Kamar Mesin Kapal.

Setibanya di ruangan mesin Mr. MARIN BUZATU dan para pelaku kabarnya langsung menuju ke ruang Departemen Store Dimana ruangan tersebut merupakan tempat penyimpanan alat-alat Spare Part suku cadang untuk mesin Kapal.

Selanjutnya salah satu pelaku menurut sumber membawa Mr. MARIN BUZATU kesudut ruangan dan diancam untuk tetap diam, sementara ke 3 (tiga) pelaku lainnya menurut sumber langsung mengambil alat-alat Sparepart Mesin yang ada dan dimasukkan kedalam tas yang sudah dipersiapkan para pelaku.

Setelah itu para pelaku dengan cepat keluar dari ruang Mesin menuju Deck (lantai dasar) bagian buritan Kanan Kapal yang kemudian para pelaku turun kebawah kapal yang dimana telah ada kapal pompong kecil yang telah dipersiapkan oleh pelaku untuk melarikan diri.

Setelah kepergian para pelaku kejahatan kemudian crew kapal menurut sumber memastikan kembali kondisi seluruh kapal, setelah merasa tenang crew kapal kabarnya langsung melaporkan ke aparat setempat dan di pagi harinya Nakhoda Kapal hanya mengutarakan kepada Agen yang di Dumai.

Sementara pihak keagenan INSA / Ketua DPC INSA Dumai bernama HERMAN BUCHARI, S.IP, saat di konfirmasi salah seorang wartawan lokal.

"Kami sebagai pengguna jasa di Pelabuhan Dumai ini sangat berharap agar pihak patroli keaman ditingkatkan. Disini kan ada tim kordinasi, KSOP, AL, kepolisian dan kami juga berharap kepada Terminal Khusus (TERSUS) untuk juga ikut berpatroli terkait keamana karna mereka juga berperan bukan didarat saja," ujarnya.

Dan biasa bila ada perompakan seperti tadi malam pihak kapal menurut pihak INSA lansung melapor ke Owner dan ada juga yang melapor ke biro biro di luar negeri, memang menurut dia terkait kejadian perampokan taidak ada korban jiwa, akan tetapi pihak kapal menurutnya  sudah mengalami kerugian material, sasarannya adalah spareparts kapal

Menurut Herman Buchari untuk para pihak yang masih gagal paham dengan ISPS-Code dalam menetapkan suatu maklumat keamanan atau Declaration of Security (DoS).

Sementara Kepala Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai, Herwanto saat dikonfirmasi lewat no WhatsApp nya terkait kejadian dugaan perampokan atau pencurian di Kapal MV. VANTAGE RIDER  bernama Mr. MARIN BUZATU pada Selasa (15/12/2020).Yang bersangkutan justru terkesan memilih tidak menjawab.

Demikian halnya dengan Komandan TNI Angkatan Laut Lanal Dumai saat dikonfirmasi lewat Pasi Intel TNI AL Lanal Dumai, Kapten. Roky mengaku belum bisa memberikan penjelasan secara terperinci.

"Tim masih dilapangan bersama KSOP dan Polair untuk melakukan pengecekan," Ujar Roky lewat WhatsApp nya.

Komentar Via Facebook :