Sampah di TPS Pasar Andir Bayongbong Garut, Menjadi Masalah Lingkungan Sekitar

Sampah di TPS Pasar Andir Bayongbong Garut, Menjadi Masalah Lingkungan Sekitar

CYBER88 | Garut -- Sampah merupakan suatu benda yang tidak ternilai atau tidak berharga yang ada di sekitar lingkungan masyarakat. Sampah merupakan masalah yang sangat serius dan juga menjadi masalah sosial, ekonomi dan budaya. Hampir di semua daerah di Indonesia mengalami kendala dalam mengolah sampah tak terkecuali di Kabupaten Garut.

Seperti terjadi di tempat pembuangan sementara (TPS) pasar andir yang berada di Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Jarak TPS pasar andir ke pemukiman warga sangat berdekatan sekali sehingga menimbulkan polusi bau sampah yang tak baik buat kesehatan dan lingkungan, begitu juga warga pasar yang jaraknya dekat sekali.

Pantauan Cyber88.co.id, dalam beberapa hari ini, di TPS itu terlihat tumpukan sampah yang sampai hari ini Kamis (24/12/2020) keberadaannya seperti belum ada solusi. Bahkan, semakin hari semakin menumpuk karena terlalu banyak sampah yang di angkut dari dalam pasar andir ke TPS yang dikelola oleh pihak Iwapa bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Sedangkan, sampah yang di angkut oleh pihak LH  hanya sampah bagian atasnya saja sehingga sampah bagian bawah mengendap terus menerus akibat sampah terlalu banyak yang di angkut dari dalam pasar ke TPS itu.

Menurut keterangan pengelola, hal ini terjadi karena armada untuk mengangkut sampah yang dimiliki Dinas lingkungan Hidup setiap bulanya tidak ada tambahan.

Warga berharap kepada semua pihak yang terkait dengan pengelolaan sampah pasar andir supaya bisa secepatnya menyelesaikan masalah sampah ini. Jangan sampai hal seperti ini berlarut-larut dan makin lama makin menghawatirkan untuk kesehatan.

Selain itu, sampah yang berada di TPS itu akan menjadi tempat berkembang dan sarang dari serangga dan tikus, menjadi sumber polusi dan pencemaran tanah, air, dan udara, menjadi sumber dan tempat hidup kuman,” Cetus Warga. (Yudi)

Komentar Via Facebook :