11 Orang Meninggal Dunia Akibat Longsor di Cimanggung, Sejumlah Warga dan Aparat Luka-Luka. Ini Datanya

11 Orang Meninggal Dunia Akibat Longsor di Cimanggung, Sejumlah Warga dan Aparat Luka-Luka. Ini Datanya

CYBER88 | Sumedang -- Akibat longsor yang terjadi sore hari kemarin (9/1) di wilayah Perum Pondok Daud yang berada Kp. Bojong Kondang RT. 03/10 Desa. Cihanjuang Kecamatan Cimangggung Kabupaten Sumedang dan terjadi lagi longsor susulan di malam harinya, mengakibatkan 11 orang meninggal dunia.

Sebelumnya dikabarkan, 4 orang warga telah meninggal dunia dan sejumlah warga lainnya tertimbun material longsor. Tak hanya itu, pada longsor susulan nasib naas menimpa beberapa orang dari instansi yang memantau  bencana itu.

Suhanda Kasi Trantib Kecamatan Cimanggung meninggal dunia dan Danramil Cimanggung dikabarkan hilang kontak, beserta tim lainya serta sejumlah warga yeng tertimbun, Minggu (10/1) ditemukan telah meninggal dunia.

Informasi yang berhasil dihimpun Cyber88.co.id, sampai dengan hari Minggu siaang korban yang telah dievakuasi sebanyak 16 orang dengan rincian 11 orang Meninggal dunia dan 5 orang selamat. Kesebelas korban meninggal yang merupakan warga setempat, unsur Pemerintahan serta TNI, serta tim yang hendak melakukan evakuasi.

Inilah data korban longsor Cihanjuang

Meninggal Dunia : Suhanda, (Kasi Trantib Kecamatan Cimanggung), Kapten Inf. Setyo Pribadi (Danramil Cimanggung), Cahyo Riyadi (Basarnas), Yedi (Kasi BPBD Pemkab Sumedang),

Sedangkan warga yang meninggal yakni, Diding (40), Dudung, Yani Maryani (27), Nardianto dan seorang anak Wildan (6). Semuanya adalah warga Desa Cihanjuang. Selanjutnya, Beni heryanto, Engkus Kuswara warga Des Sawah Dadap. Semua korban meninggal dievakuasi ke Puskesmas Sawah Dadap

Sementara, 5 orang korban selamat yang berhasil dievakuasi, sebagai berikut : Ukar (70) warga Dusun Cipareag Desa Sukadana Kec.Cimanggung,  Wahyu Slamet (53) warga Jln. Serma Muchtar, Gg. Asalam, RT. 03/05, Kel Situ Kecamatan. Sumedang Utara, Erisca Yuriana Gusnia (25) warga Bodoloa Desa. Bongkok Kec.Paseh-Sumedang, Aiptu Mamat (Kanit Provost Polsek Cimanggung) dan Aipda Dani Ramdani H. (Bhabinkamtibmas Desa Cihanjuang).

Menurut Keterangan Ari (relawan Basarnas), berdasarkan Instruksi Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah bahwa proses evakuasi dihentikan sementara pada hari Minggu tanggal 10 Januari 2021 pukul 01.15 wib karena terkendala cuaca.

Tidak menutup kemungkinan masih ada korban yang tertimbun longsoran tanah dan berpotensi terjadinya pergerakan tanah sehingga rawan terjadi longsor susulan, “Ujar dia.

Komentar Via Facebook :