Dinas Kesehatan Inhu Anggarkan Dana Miliaran Hanya Untuk Gudang Farmasi Kosong
Foto kondisi Gudang Farmasi yang terbengkalai di Inhu
CYBER88 I INHU - Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dikenal dengan kaya akan infrastruktur dan pembangunan, kendati demikian pembangunan yang ada di Inhu banyak tidak ada azas manfaatnya.
Salah satu bangunan gudang farmasi milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhu yang berada di jalan Lintas Timur Pematang Reba - Rengat sampai saat ini masih terlantar tak bertuan.
Gudang farmasi yang dibangun di tahun 2016 lalu hingga saat ini tidak digunakan, hingga bangunan semi permanen ini sampai berubah menjadi RTH (Ruang Taman Hutan) dan bukan hanya itu, bangunan gudang farmasi ini sudah mengalami kerusakan dan banyak yang sudah hilang, mulai dari kosen jendela, daun pintu dan juga beberapa kaca.
Bangunan gudang farmasi yang hanya semi permanen ini mulai terendus dan menjadi bahan pergunjingan ditengah tengah masyarakat, karena menggunakan uang negara dan uang rakyat untuk membangun gedung tersebut menghabiskan biaya hingga miliyaran rupiah.
Menurut data yang ditelusuri melalui LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) Kabupaten Indragiri Hulu, bahwa Gedung Farmasi tersebut dibangun tahun 2016 melalui satuan kerja (Satker) Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhu menggunakan APBD Inhu TA 2016 dengan pagu anggaran sebesar Rp1.770.000.000,-
Namun, pada tahun 2017, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hulu ini kembali lagi menganggarkan biaya pembangunan gedung farmasi yang bersumber dari APBD Inhu TA 2017 sebesar Rp700.000.000,- dengan nama tender peningkatan halaman, pagar dan teralis instalasi farmasi Kabupaten .
Dalam jangka waktu yang berdekatan 2016 dan 2017 dengan dua kali penganggaran pembangunan, taksiran dana mencapai Rp 2,4M.
“Yang jadi pertanyaan, apakah dengan dana sebesar itu hanya dengan bangunan seperti itu juga? atau jangan jangan ini jadi ajang korupsi, karena sampai dengan saat ini bangunan tersebut tidak juga dimanfaatkan, kalaupun anggaran atau bangunan nya belum rampung, seharusnya dirampungkan saja, kan bisa dipakai dan berguna,” kritik salah seorang masyarkat sekitar.
Menanggapi hal ini, Tim Cyber88 mencoba untuk mencari kebenaran informasi dan melakukan konfirmasi kepada Elis Julinarti (Kepala Dinas Kesehatan Inhu) via telfon seluler tidak ada jawaban dan Tim mencoba mengirimkan pesan singkat via WhatsApp namun telah di blokir .


Komentar Via Facebook :