Blok Legok Ondi dan Blok Awi Nyawana Gunung Manglayang Rusak Parah, Warga Sekitar Takutkan Terjadinya Longsor
CYBER88 | Sumedang -- Hutan Gunung Manglayang merupakan Gunung satu-satunya yang menjadi batas alam, antara Kabupaten Sumedang dengan Kabupaten Bandung.
Gunung dengan berketinggian kurang lebih 1818 Mdpl tersebut, termasuk pegunungan bertipe Stravulcano, dengan dihiasi jenis tegakan dominan tanaman pinus.
Akan tetapi hijaunya pegunungan manglayang, tidak serta Merta diikuti dengan rasa kenyamanan semua warga sekitar yang ada di bawah gunung tersebut
Hal ini dirasakan betul oleh warga sekitar empat Desa yang ada di kecamatan Sukasari, diantaranya warga Desa Nanggerang, Bayuresmi, Genteng dan Desa Sindangsari
Jajang (53) warga RT/01/01 kampung Nanggerang, sekaligus sebagai salah satu tokoh masyarakat Desa Nanggerang, Rabu (27/1) mengatakan pada cyber88.co.id, "Hutan wilayah perbatasan Sumedang- Bandung, blok awi nyawana merupakan tanah perhutani, dibawah wilayah Resort Pengelolaan Hutan ( RPH) Manglayang timur, dengan objek lokasi yang rusak parah dipetak 16, 17. 18 dan 19.
Sementara untuk Blok Legok Ondi yang merupakan Hutan Alam sama juga hancur, mungkin ini dirusak sama orang orang yang tak bertanggung jawab, " Ungkapnya.

Dikatakannya juga, " untuk area blok awi nyawana, lokasinya berhadapan langsung dengan Hutan alam Gunung Manglayang, dan ditengah tengahnya lokasi tersebut terdapat sebuah danau, yang merupakan sumber mata air bersih, yang memang diperlukan oleh warga Desa Nanggerang dan warga Desa Sindangsari,” Ucap pria yang menjabat sebagai salah satu penasihat dan penggerak Paguyuban Masyarakat Peduli Lingkungan (PMPL) Wana giri Nata yang ada di kecamatan Sukasari yang diketuai Dede Koswara.
Lanjutnya, "Saya meminta kepada dinas terkait, untuk menyelesaikan permasalahan ini, dan sekaligus kepada Gubernur dan Bupati untuk memberikan bibit pohon untuk penghijauan agar tidak terjadi longsor,
Bukan apa apa , kalau wilayah kedua blok tanah tersebut longsor, saya takutkan makan korbannya lebih banyak lagi pak, saya harap kejadian longsor kemarin di Cimanggung, menjadi cermin untuk semua pihak, agar lebih peduli akan keasrian alam berikut menyelamatkan ekosistimnya, "Tandasnya. (Aripudin)


Komentar Via Facebook :