Simulasi SDN Wilayah IV Disdik Sidomulyo, Ini Kata Korwil
CYBER88 | Lamsel -- Pelaksanaan Simulasi SDN yang ada diwilayah 1 sampai 4 Dinas Pendidikan Kecamatan Sidomulyo berakhir, Jumat (29-01-2021).
Simulasi persiapan menyambut kegiatan belajar mengajar secara tatap muka yang direncanakan pada awal Februari 2021 sudah sedemikian rupa di bahas melalui tanya jawab usulan dan input dari pihak kepala sekolah, Kecamatan, Kepolisian, Kesehatan maupun dari Dinas Pendidikan sendiri tentang tata cara KBM di masa pandemi ini.
Bertempat di SD Negri 5 yang di kepalai Suryana, M.Pd Simulasi digelar bersama sepuluh kepsek satu diantaranya SD Swasta, pada kesempatan itu Korwil V Disdik Sidomulyo Sapta Ningsih menyampaikan
"Saya hanya mengingatkan, ikuti dan taatilah laksanakan lah tahapan-tahapan tadi, andai kata nanti dari Dinas Pendidikan atau satgas covid Kabupaten memutuskan tanggal sekian bulan sekian tatap muka dapat dilakukan baru kita mulai, "ujar Sapta.
Saat siswa masuk kesekolah kita semua sudah tau jarak anak satu dengan yang lain adalah 1,5 Meter, sesuai dengan saran pak Camat agar guru tidak cape selalu menghimbau/peringatan kepada anak jangan saling mendekat perlu dibuat rekaman himbauan/ intruksi yang setiap saat dapat diputar, kalau setiap saat guru menghimbau pagi suaranya keras mungkin siangnya sudah serak suaranya, usul dari pak camat bisa dilakukan KS karna setiap saat rekaman himbauan disetel lama -lama tentu anak terbiasa untuk menjaga jarak sehingga guru tidak cape menghimbau.
Ketika anak sudah datang tentu petugas pemeriksa suhu sudah siap dan perlu dua atau tiga orang yang memeriksa suhu (sekolah yang banyak siswa) badan dan anak langsung cuci tangan dengan sabun dan ini harus diawasi oleh guru kelas, cuci tangan juga tidak asal minimal 5-8 detik jadi saat masuk ruang kelas anak sudah steril.
Terkait himbauan Kapolsek mengenai keamanan dari tindakan kriminal saat siswa pulang perlu kita awasi dan dipastikan dijemput orang tuanya, yang belum ada jemputan anak seyogianya tetap dalam lingkungan kelas/sekolah. Begitupun untuk nenaruh sepatu siswa perlu dibuatkan rak tempat sepatu, memang saat memasuki KBM sacara tatap muka banyak sarana dan prasarana yang harus dilengkapi, perlu juga dihimbau siswa memiliki, membawa Handsanitizer botol kecil karna bisa saja saat mau ngisi tower mesin air rusak sehingga tidak ada air, Handsanitizer ini sebagai antisipasi saja dan tisu juga diperlukan, ingat Korwil.
Hal yang penting juga bila orang tua belum siap anak nya belajar secara tatap muka guru harus tetap melayani baik secara daring maupun luring, terakhir saya sampaikan tetap menjaga protokol kesehatan dengan 3M serta Do'a kita kepada ALLAH SWT agar pandemi covid segera berakhir. demikian imbauan, Harapan Korwi V Sapta Ningsih.
Hadir dalam Simulasi, Camat Sidomulyo Eko Rendy Supriyanto, Kapolsek Iptu Hengky Darmawan, Serka Sarino, Tommy Yulianto Kades Sidorejo, dr Rocky yang diwakili, para pengawas, komite sekolah Sukma dan sepuluh kepsek. (Andy)


Komentar Via Facebook :