Proyek Revitalisasi SMPN 4 Sumberjaya Satap Selilai Hampir 2 Miliar, Tampak Tak Ada Pengawasan. Papan Informasi, Tak Dipasang Sebagaimana Mestinya

Proyek Revitalisasi SMPN 4 Sumberjaya Satap Selilai Hampir 2 Miliar, Tampak Tak Ada Pengawasan. Papan Informasi, Tak Dipasang Sebagaimana Mestinya

CYBER88 | Majalengka, -- Papan informasi proyek wajib dipasang di lokasi strategis seperti di pintu masuk area, atau di area konstruksi yang mudah dilihat langsung oleh masyarakat. Penempatan ini sangat penting agar publik dapat memantau keterbukaan informasi dan pelaksanaannya.

Namun, dalam proyek Revitalisasi gedung SMPN 4 Sumberjaya Satap yang berada di Desa Cidenok  Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka Jawa Barat, papan informasi tersebut tak dipasang sebagaimana mestinya. Papan proyek tersebut hanya disenderkan di tempat yang tak terlihat oleh publik sehingga masyarakat tidakdapat melihat adanya papan informasi tersebut.. 

Indikasi adanya penyembunyian papan informasi ini, tentu saja melanggar prinsip transparansi publik sesuai UU No. 14 Tahun 2008. Oleh karenanya, masyarakat berhak melaporkannya ke dinas terkait.

Ditemui Cyber88.co.id Senin (6/7/2026), sejumlah warga yang ada di sekitar sekolah tersebut mengatakan bahwa tidak melihat adanya papan informasi proyek Revitalisasi gedung SMPN 4 Sumberjaya Satap.

Menurut salah satu warga, papan informasi sebagai bentuk pelayanan publik yang telah disediakan oleh pemerintah pusat maupun daerah melalui keterbukaan informasi.

Selain itu, kata dia, selama pelaksanaan, tidak melihat adanya pengawas dalam proyek tersebut dan para pekerjaanya seperti mengabaikan keselamatan karena tidak mengenakan APD.

Di sisi lain, masyarakat juga merasa kecewa karena proyek yang semestinya dilaksanakan secara swakelola itu, tak mempekerjakan warga sekitar. Bahkan menurutnya, pekerjaan itu seperti diborongkan.

Masyarakat berharap dinas terkait dapat turun melakukan kroscek ke lapangan

Diketahui, Revitalisasi gedung SMPN 4 Sumberjaya Satap itu menelan anggaran sebesar Rp.1.999.483.000. Anggaran tersebut bersumber dari APBN Tahun 2026.

Salah satu pekerja yang mengaku dari Kecamatan Palasah, saat dikonfirmasi menyebut bahwa pelaksana proyek tersebut yaitu Anton. Terkait papan informasi proyek, dia mengatakan tak tau menau dan hanya melakukan pekerjaan saja.   

Menurut pekerja lainnya, papan informasi masih disimpan dan menunggu perintah dari Kepala Sekolah.

Di temui di kantornya, Agus, Kepala Sekolah SMPN 4 Sumberjaya Satap sedang taka da di tempat. Dikonfirmasi via telepon, dia mengatakan terkait papan informasi belum dipasang.

"Terkait papan inpormasi yang belum terpasang iya nanti saya akan suruh pasangkan, Terkait pekerjan di sekolah kami, dikerjakan secara Swakelola dan tidak diborongkan,” Katanya.

Soal pekerja bukan warga setempat, dia beralasan karena dirinya tinggal di wilayah palasan. 

“Kalau mengenai APD, kami sudah menyediakan seperti Helm, Rompi, Sepatu Boot. Tapi, para pekerja tidak mau memakainya. Kalau ada pihak terkait untuk memeriksa, para pekerja baru mau memakainya,” Dalih dia. (Tatang)

Komentar Via Facebook :