Lima Hari Tertimbun Material Longsor di Kebumen, Jemarun Ditemukan
CYBER88 | Kebumen -- Satu korban hilang selama lima hari akibat longsor yang terjadi pada Selasa (9/2) lalu di Desa Kalijering, Kecamatan Padureso, Kebumen, Jawa Tengah, Jemarun, (48) Minggu (14/2) ditemukan oleh Tim Sar. Korban ditemukan pada kedalaman sekitar satu meter.
Jemarun ditemukan sekitar 100 meter dari rumah korban dan lokasinya tidak jauh dari penemuan korban pertama. Sementara, sebelumnya dua korban tewas yang telah ditemukan yakni Tarsinah, (60) dan Doniatun (46).
"Dengan ditemukannya korban ketiga, maka operasi pencarian terhadap korban telah selesai. Secara resmi operasi SAR ditutup," kata Kepala Kantor Basarnas Cilacap I Nyoman Sidakarya.
"Tim SAR melaksanakan pencarian dengan alat bantu alkon. Korban yang ditemukan langsung dibawa ke Balai Desa Kalijering untuk penanganan lebih lanjut dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," ujarnya.
Seperti diketahui, akibat bencana longsor yang terjadi pada Selasa malam lalu menyebabkan 7 rumah warga rusak dengan kerugian Rp1,22 miliar. Sampai saat ini terdapat puluhan keluarga yang masih mengungsi termasuk pemilik rumah yang tertimpa material longsor.
Sementara pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan mengatakan bahwa Jateng selatan masih berpotensi hujan deras yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
"Ada dua kabupaten yang siaga yakni Banyumas dan Purbalingga. Sedangkan tiga kabupaten lainnya statusnya waspada yakni Kebumen, Banjarnegara dan Cilacap. Hujan lebat yang berdampak pada bencana banjir dan longsor masih potensial terjadi," kata Rendi. (Narsono)


Komentar Via Facebook :