Bashan Tolak Tuduhan Media Pena Tv yang Telah Beredar Terkait Anggaran Dana Desa Ulu Semong
CYBER88 | Tanggamus -- Terkait pemberitaan yang di terbitkan oleh media pena tv mengenai penyimpangan dana ADD di tahun 2017, 2018, 2019 yang menurut berita terdapat tumpang tindih pembangunan jalan di tahun 2018 di bangunkan kembali di tahun 2019.
Bashan Kepala Pekon Ulu Semong merasa keberatan dengan pemberitaan yang menurutnya tidak berimbang.
Ini dikatakan ketika team berkunjung ke kantor pekon Ulu Semong kecamatan Ulubelu kabupaten tanggamus untuk bersilaturahmi pada Rabu (17/03).
Dengan perasaan keberatanya "Ia menceritakan terkait pemberitaan tersebut untuk melakukan penyanggahan atas keberatan keberatannya.
"saya selaku Kepala Pekon Ulu Semong merasa keberatan dengan adanya publikasi dari media PENA TV karena mengambil keterangan tidak sesuai dengan fakta nya," tutur Bashan.
Lanjut dia, "Yang dikatakan ada pembangunan 2018 dibangunkan kembali pada tahun 2019 itu tidak benar karena pembangunan 2018 itu memang ada kemudian di tahun 2019 kami bangun lagi Di sebelahnya ada jarak 100 km dengan jarak 3 km beserta gorong-gorong sedangkan prasasti yang ditunjukkan oleh media itu tahun 2017."
Ia pun mengatakan "terkait dengan air bersih pun demikian pengguna air bersih itu ada 80 KK yang sudah digunakan tentu kami tidak bisa melebihi karna sesuai dengan kapasitas dan kami membangun sudah sesuai prosedur setiap kami membangun tentu sudah melalui musdus,musdes, kemudian kita realisasikan secara bersama,"lanjut dia.
"terkait dengan ambulans pun demikian dalam pemberitaan menjelaskan bila masyarakat ingin memakai susah atau bertele-tele dan membayar mahal namun saya sebagai kepala pekon minta didatangi satu persatu pada masyarakat yang sudah memakai ambulans itu dan tanyakan apakah saya mempersulit atau meminta uang sama sekali tidak melainkan hanya mengisi bensin saja," Ungkapnya.
Kemudian lanjutnya"terkait karang taruna memang betul untuk di pekon ini memang kurang aktif tetapi kalau klub tetap aktif terkait dengan anggaran untuk karang taruna itu semua sudah kami realisasikan sesuai dengan anggaran,"paparnya.
"Saya keberatan atas media pena tv yang sudah memberitakan saya yang tidak jelas keterangan itu keterangan bohong dan mengada-ngada,"katanya.
"pihak media pun tidak mengklarifikasi kepada saya mengenai pemberitaan tersebut," ucapnya.
"Saya berharap agar pena tv dapat mengklarifikasi berita-berita yang sudah diunggah di media massa agar berita tidak melebar luas dan mencemarkan nama baik saya dan sangat merugikan saya," tutupnya.
Di lain tempat ketika di komfirmasi Mirsan salah satu warga ulu semong yang pernah menggunakan ambulans menuturkan "bahwa benar dirinya sudah dua kali mengunakan Ambulans pekon tanpa di pungut biaya dan dipersulit hanya mengisi bensin saja," tuturnya.
Ketua abdesi Kecamatan Ulubelu rio tatjid ketika di tanya mengatakan,"bahwa ia turut prihatin atas kejadian ini dan berharap kepada media seandainya akan menaikan berita mohon di komfirmasi dulu kepada pihak pihak terkait agar beritanya berimbang," ucapnya. (dilla)


Komentar Via Facebook :