UMKM Kopi Bubuk SUKALANA Harapkan Bantuan Pemkab Tanggamus
CYBER88 | Tanggamus -- Mengembangkan usaha turun temurun sudah tidak asing lagi di Negara kita termasuk di wilayah provinsi Lampung. Apalagi, usaha tersebut dapat menghidupi keluarga dan bahkan dapat menolong orang lain dengan memberikan lapangan pekerjaan.
Hal inilah yang sangat diharapkan Pemerintah dan menjadi salah satu program kerja di Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus.
Atas dasar ini, sejumlah Tim media mencoba menghubungi pemilik UMKM kopi bubuk 'SUKALANA' yang ada di pekon Kelungu RT 1 RW 1 NO 5 kecamatan kota agung pusat Kabupaten Tanggamus, Senin (15/03/2021).
Sohibin Maulana Pemilik UMKM kopi bubuk “SUKALANA'' menyambut baik atas kedatangan para awak media. Sebagai kehormatan ia menyuguhkan kopi produksi sendiri.

"Rasa kopi ini memang nikmat aroma kopinya juga tajam tak kalah nikmat dengan kopi luwak yang ada di lampung Barat, "ungkap Anton Kepala Biro Haluan Lampung.
Terkait sejarah usaha produksinya, Sohibin menceritakan, "Kita mengembangkan usaha turun temurun yang diawali oleh kakek dan diturunkan kepada ibu mertua dan sekarang diturunkan kembali kepada saya, "ungkapnya.
"Saat ini, lantut dia, dalam satu bulan kami sudah dapat memproduksi kurungan lebih 6-7 kwintal. Untuk pemasaran yang original Alhamdulillah sudah ada reseller nya sudah sampai di Jakarta.
Tapi untuk yang non ori kita masih dilampung aja khususnya di Tanggamus, “Imbuhnya.

Ia membeberkan, "Disini kita ada dua macam jenis kopi yang pertama ada kopi original yaitu kopi robusta yang super tanpa campuran, dan kopi non original yaitu kopi yang dicampur.
“Untuk kopi robusta original dalam satu pek itu isinya 250 gram, kata dia, harganya Rp.25 ribu dan untuk yang non ori dalam satu pak isi 1kg itu harganya Rp.42rb.
Cara produksi juga kita masih menggunakan cara tradisional yaitu digongseng untuk itu kami yakin dapat membantu para tenaga kerja dilingkungan kami, "Bebernya.
Anton mengungkapkan "Citra rasa kopi robusta yang has cenderung pahit sangat diminati oleh para pecinta kopi ini.
“Kita yakin usaha ini dapat terus meningkat dan dapat membantu para tenaga kerja khususnya dilingkungan sekitar, "ujar Anton.

Sohibin berharap adanya uluran tangan dari pihak Pemerintah untuk mengembangkan usaha kopi yang sudah menjadi icon di Provinsi Lampung.
“Kami berharap Pemerintah Daerah agar dapat membantu dalam bidang pengadaan alat rosting atau yang manual seperti alat penggorengan dan mesin press untuk membantu reproduksi, "harap dia.
"Pada masyarakat yang ingin mencicipi rasa dan aroma kopi ini silahkankan hubungi kami di no wa 081221226622." (dilla)


Komentar Via Facebook :