Kades Wargaluyu Sebut, Terlambatnya Pelaksanaan Pekerjaan Diketahui Atasan dan Hampir Rampung, Camat Minta Masyarakat Bersabar

Kades Wargaluyu Sebut, Terlambatnya Pelaksanaan Pekerjaan Diketahui Atasan dan Hampir Rampung, Camat Minta Masyarakat Bersabar

CYBER88 | Bandung -- Adanya keterlambatan pekerjaan yang didanai dari APBDesa tahun 2020, Mukna, Kepala Desa Wargaluyu Kecamatan Arjasri, menjelaskan, Itu semua terjadi kerena anggara telat turun. Semua ini sudah diketahui oleh Pemerintah kecamatan dan juga dari DPMPD Kabupaten Bandung.

“Terkait pelaksanaan pembangunan MCK yang ada di Kampung Cihonje RT 01 RW 01 yang ramai dibicarakan warga, Mukna menjelaskan, “sebenarnya sekarang sudah hampir rampung. Namun karena pada saat anggaran turun, kami mengerjakan dulu pembangunan TPT yang kini sudah selesai 100 persen, 

“Hasil pekerjaan TPT tersebut, bisa dilihat oleh warga desa Wargaluyu dan pemerintah. Bahkan sudah dilakukan monitoring oelh pihak terkait, “Ujar Mukna saat ditemui Cyber88.co.id Kamis (1/4/2021).

Kepala Desa yang akan habis maja jabatannya sampai tanggal 10 April 2021 ini, membeberkan, angaran untuk pembuatan MCK di Kampung Cihonje adalah Rp.15 juta. Namun, masyarakat perlu mengetahui bahwa anggaran tersebut tidak akan utuh. Karena terpotong oleh PPH dan PPN dan juga andministrasi, "Jelasnya.

Jadi, lanjut Mukna, anggaran yang akan dipergunakan untuk pembuatan MCK yang dilaksanakan oleh TPK dikisaran Rp.14 Juta. Jadi bukan 5 juta yang terpotong.

Apapun yang menjadi rumor di masyarakat, Ya… itu biasa wajar saja kerena sekarang sudah mulai memasuki politik sebelum pemilihan kepala desa, Imbuh dia. 

Kendati demikian, Kepala Desa yang akan kembali maju menjadi Calon Kepala desa untuk periode 2021-2027 ini, mengungkapkan, Sekarang yang jadi pemikitan saya, bagaimana masyarakat dapat menkmati segala bentuk hasil pembangunan selama saya menjabat sebagai kepala desa dan segala program semua sudah hampir rampung.

Kritik membangun dari masyarakat, saya terima. Adapun kekurangan, selama saya menjabat itu karena keterbatasan anggaran yang turun. Apalagi tahun sekaran terjadi refokusing anggaran untuk penanganan Covid-19, “tutup Mukna.

Camat Arjasari, Heru Kianto

Camat Arjasari, Heru Kianto mengaku, terkait adanya keterlambatan pelaksanaan anggaran tahun 2020 yang dilaksanakan tahun 2021, Kepala Desa Wargaluyu sebelumnya telah berkoordinasi kepadanya. Pihaknya pun telah memberikan masukan kepada Kepala Desa untuk menyelesaikan permasalahan ini. 

Adanya keterlambatan pembuatan pelaksanaan pembangunan ini mudah-mudahan dalam waktu singkat cepat selesai. Ini hanya masalah teknis saja dan bukan berarti terbengkalai, “Ucap dia saat ditemui diruang kerjanya Kamis (1/4).

Camat berharap, masyarakat Desa Wargaluyu agar bersabar. Semuanya pasti dapat diselesaikan oleh pihak pemerintah desa dan tidak dijadikan polemik.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Wargaluyu, Asep Rahmat menilai selama setengah periode menjadi mitra kerja, Kinerja Kepala Desa Wargaluyu sangat baik dan selalu berkoordinasi dengan pihak BPD.

Terkait adanya keterlambatan pembuatan MCK, Asep mengatakan, “keterlambatannya hanya dalam teknik saja. Dimana yang namanya manusia, siapapun tidak luput dari kekurangan. Kita harus memaklumi keadaan dan beliau pun memahami apa apa yang dikeluhkan warga. Namun jangan aneh ketika manusia itu lebih sensitif membicarakan kekurangan dari pada kelebihan seseorang. Apalagi tahun sekaran akan dilaksanakan Pilkade, “Ungkap dia.

Asep juga menyampaikan, untuk Pelaksanaan Pilkades tahun 2021 ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa dan jajarannya untuk segera mempersiapkan diri menghadapi gelaran Pilkade, “Pungkasnya. [edwin]

Komentar Via Facebook :