Sosialisasi Command Centre Media Sosial Humas Polda Jabar dan Pemantapan Penanganan Covid-19

Sosialisasi Command Centre Media Sosial Humas Polda Jabar dan Pemantapan Penanganan Covid-19

CYBER88 | Bandung -- Sosialisasi Command Centre Media Sosial Humas Polda Jabar dan Pemantapan Penanganan Covid-19 PPKM di Desa-desa diselenggarakan di Gedung Graha KBMT Dana Akhirat Desa Arjasari, Kec. Arjasari, Kab. Bandung, Rabu (24/2/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago M.Si., Mantan Sastra/Budaya Unpad DR. Gugun Gunardi, Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, Kapolsek Pameungpeuk AKP Ivan, Pasandi Kodim 0624/Kab.Bandung Letda Inf Suryana, Pembina LSM Kampus Desa Bisa Management Budi Yuniarsa, Perwakilan Kejati Prov. Jabar, Hj. DR. Umi Maksum S.H.,M.H., Muspika Kec. Arjasari dan Kec. Pameungpeuk, Para Kades dan BPD se-Kec. Arjasari dan Kec. Pameungpeuk, Tamu lainnya.

“Acara ini terlaksana Atas partisipasi masyarakat ditambah adanya keinginan dari Polri untuk dapat lebih dekat lagi dengan masyarakat serta mengajak Polri khususnya Humas Polda Jabar untuk memberikan wawasan kepada masyarakat dan diharapkan dapat berintetaksi langsung,” kata Budi Yuniarsa selaku panitia penyelenggara dan Pembina LSM Kampus Desa Bisa Management.

“Command Centre Media Sosial Humas Polda Jabar merupakan Media Sosial yang dapat membantu masyarakat dan Aparat desa yang ingin berhubungan/berinteraksi/konsultasi langsung dengan Polri dalam segala bidang dan Masyarakat juga bisa melihat bagaimana Polri bisa membimbing masyarakat.

Masyarakat juga dapat mengecek kebenaran Informasi yang beredar di Medsos. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan potensi yang ada di Polri. Pihak panitia memintar dukungan kepada masyarakat, karena kegiatan seperti ini akan diteruskan ke daerah lainnya,” Jelasnya.

Sementara itu, Kombes Erdi A Chaniago dalam sambutannya menyampaikan, ”Kami sengaja untuk datang kemari, karena acara ini menyangkut bidang kami terkait masalah multimedia yang berada di masyarakat. Saya mengapresiasi aparat keamanan di Kab. Bandung yaitu Polresta Bandung dan Kodim 0624/Kab.Bandung yang selalu bersinergi dengan Muspida Kab. Bandung.

Lanjutnya, “Kami akan menyampaikan bahwa kami pihak Polri melalui Command Centre Media Sosial Humas Polda Jabar selalu bekerja selama 24 jam lewat Multimedia untuk memberikan rasa aman dan tentram terhadap masyarakat. Sekarang ini eranya digitalisasi, kejahatan tidak selalu secara konvensional seperti pembunuhan dan lainnya akan tetapi yang paling mengkhawatirkan adalah kejahatan melalui Medsos,“ Kata Erdi.

Apabila ada berita hoak kami akan langsung mencari dengan menggunakan teknologi yang kami miliki dan akan kami pantau serta Crosscek kebenarannya dan apabila berita tersebut bohong maka kami akan meluruskannya dan akan kami sebar langsung kepada masyarakat.

“Medsos sangat bermanfaat untuk kita semua dalam segala bidang, akan tetapi ada sisi Positif dan Negatifnya, sehingga kita harus bijak dan bertanggung jawab dalam bermedia social, “pesan Erdi.

Di dalam aplikasi akan ada program "Duta Desa Humas" yaitu masyarakat dapat secara langsung berkonsultasi dan melaporkan apabila ada permasalahan di Desanya terkait Aparat Desa ataupun masalah lainnya

Dengan Media ini kita juga dapat menekan penyebaran Covid-19, karena masyarakat di Tingkat RT/RW akan lebih memahami keadaan di wilayahnya, sehingga dapat segera ditangani.

“Apabila ada warganya yang dinyatakan Positif Covid-19 Jangan dijadikan sebagai Aib, akan tetapi kita harus mensuportnya. Untuk menekan penyebaran Covid-19 kita harus melaksanakan kegiatan dengan sungguh-sungguh di Posko PPKM tingkat Desa, RT dan RW,” pungkas Erdi.

Mantan Sastra/Budaya Unpad DR. Gugun Gunardi, menyampaikan, “Tema yang akan saya sampaikan yaitu "Mari bermedsos secara bijak dan bertanggungjawab". Medsos adalah sebagai sarana agar kita dapat berhubungan dengan orang lainnya, sehingga dapat memudahkan bagi kita untuk besilaturahmi dan disamping itu juga dapat memudahkan untuk membully orang lain,” ucapnya.

Dikatakannya, “agar kita dapat bermedsos secara bertanggungjawab maka kita harus melakukan langkah yaitu Perhatikan isi dan nada status, Perhatikan Kualitas interaksi percakapan setelah berkicau, Perhatikan dan batasi waktu berselancar di Medsos, Perhatikan Alasan menggunakan Medsos, Gunakan Medsos sebagai media laporan, Gunakan bahasa yang baik dan sopan agar tidak ada yang tersinggung." terangnya.

Gunakan Medsos untuk bersosialisasi bukan untuk memupuk Rasa benci Hati-hati Bermedsos apabila sudah berkaitan dan berurusan dengan Hukum maka akan berimbas kepada kita sendiri.

Ia menambahkan, “Apabila ada penemuan penyalahgunaan anggaran desa ataupun permasalahan lainnya yang menyangkut Pejabat Desa ataupun Pejabat lainnya maka kita jangan mengedarkannya langsung di Medsos karena itu semua akan berbalik/boomerang kepada kita. Akan tetapi lakukan langkah yang benar yaitu dengan melaporkan kepada pihak Polri berikut bukti-buktinya agar dapat diproses secara hukum.

“Mohon agar tidak bermain-main dengan RI1 dan RI2 ataupun Mantan RI1 dan RI2 karena mereka adalah Lambang Negara,” tukasnya.

Komentar Via Facebook :