Peranan dan Fungsi Kasi Trantib dalam Menangani Konflik di Kota Cilegon
CYBER88 l Cilegon - Kesbangpol beserta para Kasi Trantib Kelurahan dan Kecamatan Kota Cilegon, Banten, Jumat (09/04) dan Sabtu (10/04) mengadakan acara sosialisasi yang bertemakan "Peran dan Fungsi Kasi Trantib dalam Menangani Konflik Sosial di Kota Cilegon".
Ditemui usai acara, Tubagus Somad, Kabid Penanganan Konflik menuturkan, "Kegiatan tahunan ini berkaitan dengan masalah konflik. Karena masalah konflik di kelurahan atau di kecamatan yang sangat dasar, jadi peserta yang hadir juga dari Kasi Trantib."
"Peran aktif dalam penanganan konflik, maksudnya berkesinambungan antara informasi dari kelurahan sampai dengan kota. Mulai tahun ini pun akan berjalan efektif, berkesinambungan. Informasi itu kan datang dari kelurahan, yang diperankan adalah Kasi Trantib untuk menjalankan tugas itu sampai laporan itu masuk, dan itu sangat-sangat diperlukan oleh kita yang mungkin mengantisipasinya," imbuhnya.
"Pembinaan terkait masalah tugas di bidang kewaspadaan dini, salah satunya memang penanganan konflik sosialisasi terus berhubungan setiap tahun. Harapannya semata-mata keamanan (terjadinya konflik) dan pencegahan terjadinya covid. Untuk lebih kondusif, Kota Cilegon yang sekarang adalah Cilegon Baru, modern dan martabat, lebih baik daripada Cilegon yang dulu, baik dari segi keamanan, segi konflik masyarakat, ekonomi, sosial, dan politiknya juga," tungkasnya.
Di tempat yang sama, Iman, Kasi Trantib mengatakan, "Tujuan utama penanganan konflik yaitu agar Cilegon ini kondusif. Cilegon yang masyarakatnya heterogen dan juga sebagi pintu gerbang Pulau Jawa dan Sumatera, rentan sekali terjadi konflik."
"Cilegon yang juga sebagai daerah industri, gesekan-gesekan pemicu konflik itu sangat tinggi. Oleh karena itu, Kesbangpol mengajak masyarakat di 8 kecamatan dan 43 kelurahan ini untuk bersinergi demi menjaga keamanan di wilayah masing-masing," lanjut Imam.
"Selama ini, konflik yang paling banyak terjadi antarmasyarakat adalah hal yang biasa. Mereka harus peka tentang kehidupan bermasyarakat. Harapannya, supaya kehidupannya lebih baik dengan adanya toleransi, saling menghargai antartetangga, antarkampung, antar-RW," tutupnya. (Kiky)


Komentar Via Facebook :