Perang Sarung, Puluhan remaja diamankan Polsek Cuwandan

Perang Sarung, Puluhan remaja diamankan Polsek Cuwandan

CYBER88 | Cilegon -- Puluhan remaja yang melakukan perang sarung di Waduk Kerenceng, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon yang sempat viral di medsos, Selasa (13/4) pagi. 

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon dan Polsek Ciwandan bergerak cepat mengamankan puluhan remaja yang terlibat dalam perang sarung tersebut, Jum'at (16/4).

Kapolsek Ciwandan AKP Ali Rachman C.P menjelaskan, Remaja yang tawuran di Waduk Kerenceng berasal dari para remaja Kerenceng, Samang Raya dan Ramanuju. Mayoritas usia remaja masih dibawah umur, ada yang berusia 14,15 dan ada juga yang usia 18 dan 19 Tahun.

"Modus operandi para remaja sampai terjadinya perang sarung tersebut yakni, adanya beberapa remaja yang membuat WhatsApp group, mereka mengajak remaja yang lain yang berada di Lingkungan Kerenceng, Samang Raya dan Ramanuju untuk melakukan perang sarung, waktu kejadian pada hari Selasa (13/4) yang sempat Viral di medsos," Terangnya.

Atas kejadian tersebut kami bersama kasat Reskrim Polres Cilegon dan anggotanya berhasil mengamankan 10 remaja yang usiannya di bawah umur  Masing-masing kelompok tersebut membawa rekannya sebanyak 7 sampai 8 orang untuk melakukan perang sarung, di wilayah Waduk Kerenceng.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, salah seorang remaja mengaku perang sarung itu dilakukan atas dasar iseng bukan adanya pihak tertentu yang mau mengadu domba agar dilakukan perang sarung," ujar Ali.

Ditempat yang sama Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Arief Nazarudin menyampaikan, karena pelakunya masih dibawah umur, maka para pelaku tidak dapat dilakukan penahanan.

Namun, kata Arief, akan dilakukan pembinaan dan telah dikembalikan kepada orang tua masing-masing. 

"Setelah kami lakukan pembinaan kami serahkan lagi kepada orang tuanya untuk dibina," ujarnya. 

"Kepada para orang tua agar dapat lebih waspada dan menjaga anak-anak-nya pada saat sedang berada di luar rumah," Pungkas Arief. [Kiky]

Komentar Via Facebook :