Bupati Lantik Kasatpol PP dan Kalak BPBD Sekaligus 5 PNS Jabatan Administrator Pemkab Garut

Bupati Lantik Kasatpol PP dan Kalak BPBD Sekaligus 5 PNS Jabatan Administrator Pemkab Garut

CYBER88 | Garut – Bupati Garut melantik dua Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan lima Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jabatan Administrator di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Garut pada Apel Gabungan yang diselenggarakan di Lapang Sekretariat Daerah (Setda) Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (19/4/2021).

Dua Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) tersebut adalah Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, yaitu Satria Budi yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Kab.Garut.

Kemudian, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kab.Garut yaitu Bambang Hafid yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Tapem Setda) Kab.Garut.

Bupati Garut Rudy Gunawan dalam sambutannya mengatakan, pengangkatan JPTP ini sebelumnya bersama Wakil Bupati, dr.Helmi Budiman telah membicarakannya dengan serius, hingga akhirnya mendapatkan tiga Nama yang diberikan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

"Saya dan Pak Wakil Bupati membicarakan dengan serius mengenai pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, sesuai dengan ketentuan PP No 11 Tahun 2017 untuk dapat diangkat sebagai Pejabat Tinggi Pratama harus melalui panitia seleksi yang dibentuk oleh Bupati Garut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, kita melaksanakan proses itu, dan kita mendapatkan 3 nama diberikan ke KASN dan KASN  memberikan rekomendasi untuk memilih 3 nama tersebut," katanya.

Bupati dan Wakil Bupati Garut dalam seleksi tersebut mengumumkan nilai minimal,seperti nilai wawancara tidak kurang dari 80 dan komulatif penilaian masing-masing sesi penilaian tidak kurang dari 75. Hal ini dilakukan guna mendapatkan Sumber Daya Manusia(SDM) Pimpinan Tinggi Pratama yang mumpuni,

"Tapi perlu di ingat bahwa saya dan Pak Wakil Bupati  telah menyarankan nilai yang minimal yang akan kita angkat, meskipun 3 besar tetap harus mengikuti apa yang kita harapkan dari sisi kualitas untuk mendapatkan Sumber Daya Manusia Pimpinan Tinggi Pratama yang mumpuni,

wawancaranya tidak boleh kurang dari 80 komulatif daripada penilaian masing-masing sesi penilaian tidak kurang daripada 75 dan tentu yang menentukan kalau tiga-tiganya calon itu memenuhi ketentuan itu, maka yang menentukan adalah prilaku kerja," paparnya.

Rudy menjelaskan, penilaian Satria Budi sebagai Kalak BPBD dan Bambang Hafid sebagai Kasatpol PP merupakan berdasarkan pengamatan dari Bupati Garut dan Wakil Bupati Garut,

"Jadi dipilihnya saudara Satria Budi dan dipilihnya saudara Bambang Hafid itu hasil pengamatan dari Pak Wakil Bupati dan juga pengamatan saya akhirnya kami berdua bersepakat untuk menunjuk saudara Satria Budi dan Bambang Hafid," jelasnya.

Bupati berharap, kepada 2 orang yang sudah dilantik hari ini sebagai JPTP, untuk mempertanggung jawabkan dan meningkatkan etos kerja, terutama prilaku kerja,

"Saya berharap saudara Satria Budi dan Bambang Hafid mempertanggung jawabkan meningkatkan etos kerja baik yang diatur dalam PP No 30 Tahun 2018 yang pertama adalah orientasi pelayanan, yang kedua adalah komitmen, yang ketiga adalah inisiatif kerja, yang keempat adalah kerjasama dan yang kelima adalah kepemimpinan," pungkasnya.

Adapun 5 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dilantik dalam jabatan administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Garut diantaranya,

H.Yayan Gunawan jabatan lama Kepala Bagian(Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah menduduki jabatan baru Sekretaris Dinas Penananan Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT),

Kemudian, Drs.H.Anas Aolia Malik,MSi jabatan lama Kepala Bidang (Kabid) Perizinan Infrastruktur dan Sosial pada DPMPT menduduki jabatan baru Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah, Ganda Permana jabatan lama camat Leles ke jabatan barunya menjadi Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah,

Berikutnya, Cep Ayi Fitriana jabatan lama Kepala Seksi(Kasi) Pembinaan dan Pengawasan Penanaman Modal pada Bidang Penanaman Modal DPMPT menjadi Kepala Bidang Perizinan Infrastruktur dan Sosial DPMPT, Kartika Puspita Sari jabatan lama Pelaksana pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah(Bappeda) menjadi Sekretaris Pekaksana BPBD.  [Suwito]

Komentar Via Facebook :