Rukmana Saputra : Bandung Rasana Nyata (Barata)
CYBER88 | Bandung -- Indonesia adalah sebuah negara yang kaya raya terdiri dari ribuan pulau yang terbentang dari Papua hingga Aceh. Dari sekian banyaknya pulau beserta dengan masyarakatnya tersebut lahir, tumbuh dan berkembang seni tradisi yang merupakan identitas, jati diri, media ekspresi dari masyarakat pendukungnya.
Hampir diseluruh wilayah Indonesia mempunyai seni tradisional yang khas. Menggambarkan ciri kedaerahan yang unik dan menarik sehingga Indonesia menjadi kaya dengan berbagai budaya
Kebudayaan merupakan segala hal yang berlangsung dan terjadi di sekitar lingkungan kita. Kebudayaan hasil cipta karsa karya manusia yang merupakan ciri khas masyarakat yang terbentuk dari rangkaian proses adaptasi lingkungan dan evolusi budaya.
Adanya perbedaan kebudayaan antara masyarakat satu dengan yang lainnya inilah yang di kemudian hari menimbulkan adanya keinginan suatu masyarakat untuk mengenal kebudayaan yang lainnya.
Menurut E.B.Taylor (1871) mengatakan bahwa kebudayan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, kemampuan dan kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
Kota Bandung yang kaya akan seni budaya memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga, memelihara dan memajukan seni tradisional walaupun penduduk kota yang social demografi cepat menerima isu-isu yang berkembang dan arus moderniasi yang kuat.
Akan tetapi Pemerintah Kota Bandung khusunya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berperan aktif untuk terus menjaga dan melestarian seni budaya yang tumbuh dan berkembang pada masyarakat perkotaan sehingga seni dan budaya dapat terjaga dan diterima oleh kalangan generasi muda.
Dalam era global dan keterbukaan sekarang adanya kecenderungan masyarakat untuk memahami kebudayaan diluar lingkungannya.
Menurut James J. Spillane (2003) bahwa produk pariwisata budaya memiliki segmen pasar khusus yaitu para ”knowledge workers” atau dalam istilah kepariwisataan disebut ”mature tourist” atau wisatawan yang berpengalaman dimana mereka melakukan perjalanan atau kunjungan ke kawasan lain dengan tujuan tidak hanya bersifat recreational. Tetapi lebih bermotivasi untuk menimba pengalaman melalui keterlibatan langsung dengan aktivitas kehidupan dan tradisi serta budaya masyarakat lokal.
Sebagai ibu Kota Provinsi dan etalase Jawa Barat tentu banyak kegiatan dan program berlevel lokal, regional, nasional hingga Internasional berlangsung di Kota Bandung.
Salah satu program Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bidang produk Budaya dan Kesenian adalah “ BARATA” (Bandung Rasana Nyata) dimana dalam program Barata yang dibuat tahun 2018, Meliputi :
1. Pendengaran : setiap Hotel, restaurant, rumah makan, café, mall, perkantoran dan ruang publik lainnya harus selalu di perdengarkan audio musik-musik sunda atau menampilkan live musik sunda.
2. Penglihatan : agar setiap hotel,restaurant, rumah makan, café, mall, perkantoran dan ruang publik lainnya mampu memperlihatkan ornament-ornamen sunda seperti lukisan alam parahyangan, ukiran khas sunda, waditra sunda dll
3. Penciuman : setiap hotel, restaurant, rumah makan, café, mall, perkantoran dan ruang publik lainnya menyedikan pengharum ruangan yang bercirikan wangi-wangian bunga khas jawa barat.
4.Makanan : setiap hotel, restaurant, rumah makan, café, mall dan ruang public lainnya menyediakan makanan tradisional khas sunda.
Dari program di atas diharapakan setiap yang datang baik Wisatawan Domestik atau Wisatawan Mancanegara merasakan sebuah atmosfir bahwa mereka betul-betul ada di tatar parahyangan merasa betah dan kembali lagi untuk berkunjung ke Kota Bandung. Cag
Penulis : Rukmana Saputra SE.,MM ( Deru Saputra )


Komentar Via Facebook :