Dana Hibah YAP Untuk ST2P Sempat Dipertanyakan Keberadaannya, Kembali Pemkab Pelalawan Gelontorkan Dana Untuk Yayasan Yang Sama
CYBER88 | Pelalawan – Terkait dana hibah Yayasan Amanah Pelalawan (YAP) untuk pengelolaan Sekolah Tinggi Teknopolitan Pelalawan (ST2P) yang sempat menuai ktritikan dan sorotan dari kalangan LSM penggiat antikorupsi bahkan pihak penegak hukum di Kejaksaan Negeri Pelalawan Riau, sempat mempertanyakan indikasi rawan penyimpangan korupsi anggaran Tahun 2012-2015 lalu. Jumat, (07/05/21).
Dimana Pemda menggelontorkan dana hibah sekitar Rp. 20 Milyar dan juga di periode Tahun 2019 Rp. 2.2 Milyar untuk membayar gaji dan operasional ST2P yang berlokasi di kawasan Teknopark Langgam Pelalawan.
"Atas bantuan dana hibah itulah ada indikasi dugaan korupsi dan penyelewengan yang tidak sesuai aturan, hingga tercium oleh pihak Kejaksaan pada tahun lalu," demikian ungkap seorang penggiat antikorupsi dari Forum Riau Bersatu Devitson Amriady.
Informasi yang berhasil dirangkum, kini dikabarkan Pemda Kabupaten Pelalawan disebut-sebut kembali akan menganggarkan dana hibah kepada Yayasan Amanah Pelalawan (YAP) yang djperuntukkan untuk pengelolaan kampus ST2P melalui permohonan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan untuk tahun 2021.
Menurut Plt Kadis Disdik Pelalawan Atmonadi, ketika dikonfirmasi hari ini via selulernya, membenarkan hal tersebut.
"Terkait bantuan hibah tidak ada masalahnya, karena untuk memperbaiki pendidikan," ucap Atmonadi yang juga sebagai Asisten II Setdakab Pelalawan.
Ketika ditanya besaran anggaran hibah ke Yayasan Amanah Pelalawan untuk tahun 2021, pihaknya belum bisa merincinya, karena harus menunggu perubahan APBD.
Sementara Ketua Yayasan Amanah Pelalawan Ir. Syafri saat dihubungi via telpon genggamnya mengaku tidak mengetahui hal itu, bahkan katanya dana tersebut tidak ada masuk dalam operasionalnya.
Namun Syafri selaku Sfaf Ahli di BUMD tuah Sekata itu enggan menjawab saat di tanyakan seberapa besar dana Hibah yang kucurkan Pemda Pelalawan untuk biaya Operasional ST2P tersebut.
"Saya tidak paham masalah hibah itu," katanya singkat seraya menutup pembicaraan. **


Komentar Via Facebook :