Identitas Wartawan Palsu Milik Pelaku Curanmor Berdampak Pencemaran Nama Baik Sejumlah Instansi

Sahri Tuntut ke Jalur Hukum Identitas Wartawan Palsu Pelaku Curanmor yang Catut Logo Media

Sahri Tuntut ke Jalur Hukum Identitas Wartawan Palsu Pelaku Curanmor yang Catut Logo Media

CYBER88 | Jakarta -- Beredarnya informasi ditemukannya indentitas wartawan milik pelaku curanmor di Pasar Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendadak ramai diperbincangkan.

Kejadian yang berlangsung pada Minggu (16/5) kemarin dianggap mencoreng citra jurnalis dan media yang diatasnamakan. Pasalnya, identitas pelaku HS yang ditemukan pihak Kepolisian berupa KTA dan Surat Tugas Media Buser Bhayangkara TV (BBTV).

Tak hanya itu, pada surat tugas yang disinyalir milik pelaku tertera media partner berupa logo milik Media Cyber88 dan beberapa aliansi jurnalis.

Usai dilakukan klarifikasi pada berita sebelumnya yang mengatasnamakan Cyber88, kami melakukan konfirmasi terhadap Pimpinan Redaksi Media BBTV, Sahri Ropii.

Sahri mengungkapkan, bahwa pelaku HS bukanlah wartawan BBTV. HS diduga memalsukan identitas kewartawanan atas nama Media BBTV dan mencatut nama media dan aliansi wartawan lainnya di dalam identitas palsunya.

Dari foto identitas pelaku yang beredar, Sahri menilai tanda tangan miliknya tersebut berbeda dengan aslinya. Kemudian, tidak ditemukan atas nama HS pada database Redaksi BBTV.

Geram atas aksi yang berdampak pencemaran nama baik tersebut, Sahri menegaskan bahwa HS berusaha merusak citra media miliknya.

Khawatir timbul kesalahpahaman, Sahri meminta maaf kepada pihak yang merasa dirugikan termasuk logo-logo media dan aliansi jurnalis yang tertera pada surat tugas palsu tersebut.

Pihaknya akan meneruskan perkara tersebut ke jalur hukum guna memberikan efek jera agar kejadian tersebut tidak kembali berulang. [Red]

Komentar Via Facebook :