Greenotel Cilegon Klarifikasi Dugaan Pelecehan Seksual, Oknum Karyawan Dipecat
CYBER88 | CILEGON – Manajemen Greenotel Cilegon memberikan klarifikasi terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang siswa magang (PKL) dengan oknum karyawan yang sempat viral di media sosial.
HRD Manager Greenotel Cilegon, Iqbal Harisetiawan, didampingi Operational Manager Waterpark, Titi Masniati, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa terduga pelaku merupakan eks karyawan yang sudah tidak lagi bekerja di hotel tersebut.
“Iya, dugaan itu memang terjadi, namun pelakunya sudah kami tindak tegas dengan pemutusan hubungan kerja,” ujar Iqbal saat memberikan keterangan kepada media. Rabu, 8/4/2026.
Menurutnya, dugaan pelecehan tersebut terjadi secara verbal dan tidak melibatkan tindakan fisik. Insiden bermula dari percakapan bercanda antara korban dengan salah satu staf hotel, . " itu lehernya kenapa merah mas, di cupang?", ujar korban.
Melihat candaan korban terduga tersangka bertanya kepada korban "kok kamu kecil-kecil tau cupang? " Ujar terduga pelaku.
“Awalnya ada candaan biasa, korban menanyakan tanda merah di leher staf hotel , namun kemudian terduga pelaku melontarkan ucapan yang tidak pantas dan sempat menyodorkan alat kontrasepsi kepada korban,” jelas Iqbal
Manajemen menegaskan tidak mentoleransi tindakan tersebut dan langsung mengambil langkah tegas. Selain itu, terduga pelaku juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada pihak keluarga korban.
“Yang bersangkutan sudah meminta maaf langsung kepada keluarga korban, dan itu ada bukti komunikasi serta sudah sempat bertemu,” tambahnya.
Pihak hotel juga telah melakukan pertemuan dengan keluarga korban dan pihak sekolah pada 31 Maret 2026 untuk klarifikasi.
Sementara itu, korban yang masih menjalani masa PKL selama enam bulan memilih mengundurkan diri sebelum masa selesai karena merasa tidak nyaman.
“Korban meminta untuk dipindahkan karena merasa kurang nyaman setelah kejadian,” ungkap Iqbal.
Terkait proses hukum, kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Manajemen menyatakan siap kooperatif dalam proses penyelidikan.
“Kami siap membantu jika diminta keterangan lebih lanjut. Bagi kami, isu pelecehan seksual adalah hal serius dan menjadi perhatian utama,” tegasnya.
Manajemen Greenotel Cilegon juga menegaskan komitmennya untuk menjaga lingkungan kerja yang aman dan profesional agar kejadian serupa tidak terulang.


Komentar Via Facebook :