Polres Klaten Bangun dan Revitalisasi Jembatan Presisi, Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Warga
CYBER88 | Klaten — Polres Klaten terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui peresmian revitalisasi tiga jembatan dalam program Jembatan Merah Putih Presisi, Senin (6/4/2026).
Peresmian dipimpin langsung Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi di tiga titik lokasi, yakni Desa Tijayan (Kecamatan Manisrenggo), Desa Kranggan (Kecamatan Polanharjo), dan Desa Kalikebo (Kecamatan Trucuk). Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Polres Klaten, unsur Forkopimcam, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Polri yang berfokus pada penguatan infrastruktur strategis guna menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Jembatan yang direvitalisasi memiliki fungsi penting sebagai penghubung antarwilayah sekaligus jalur distribusi hasil pertanian warga.
AKBP Moh. Faruk Rozi menegaskan bahwa pembangunan dan perbaikan jembatan menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang layak akan berdampak langsung terhadap kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang aman dan memadai untuk mendukung kegiatan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini terdapat lima proyek jembatan dalam program Jembatan Merah Putih Presisi di Kabupaten Klaten, yang terdiri dari tiga revitalisasi dan dua pembangunan baru. Salah satu jembatan baru di wilayah Prambanan telah diresmikan sebelumnya, sementara satu proyek lainnya di Karangnongko masih dalam tahap pengerjaan.
Keberadaan jembatan tersebut dinilai strategis, terutama di wilayah Polanharjo yang menjadi jalur alternatif penghubung antara Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali, sehingga memperlancar arus mobilitas warga dan distribusi logistik.
Selain itu, proses pembangunan juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Warga bersama aparat TNI-Polri dan pemerintah daerah bergotong royong dalam pengerjaan hingga tahap peresmian.
Kepala Desa Tijayan, Joko Laksono, mengapresiasi langkah Polres Klaten yang telah membantu meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayahnya. Ia menyebut manfaat jembatan sudah dirasakan langsung oleh warga, terutama dalam menunjang aktivitas harian.
Sementara di Desa Kalikebo, jembatan yang direvitalisasi merupakan infrastruktur lama yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak. Perbaikan dilakukan dengan penguatan struktur serta peningkatan kapasitas jalan agar lebih aman dilalui kendaraan.
Polres Klaten berharap keberadaan jembatan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, serta menjadi pemicu peningkatan kesejahteraan melalui akses yang semakin terbuka.
Melalui program Jembatan Presisi, Polres Klaten menegaskan perannya tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari motor penggerak pembangunan di daerah.(Agus STP)


Komentar Via Facebook :