Curanmor Beridentitas Wartawan Palsu, HS Akui Membeli Surat Seharga 200 Ribu Rupiah
CYBER88 | Sukabumi – Pasca ditemukannya identitas pers palsu milik tersangka curanmor, guna memperbaiki nama baik Media Buser Bhayangkara TV, Redaksi mengkonfirmasi pihak Polres Sukabumi pada Selasa (18/5/21) lalu.
Beredarnya video aksi masa hakimi pelaku curanmor yang saat itu hendak ingin melakukan aksinya di pasar Plara Pelabuhan Ratu, aksi pelaku tersebut mengantongi bukti kunci later ‘T’. Selain itu, ada bukti lain saat diperiksa oleh massa yang mengroyok pelaku dan langsung diserahkan kepada pihak yang berwajib.
Barang bukti lainnya yang diterima oleh pihak kepolisian ada surat tugas kewartawanan atas nama Media BBTV.
Saat dikonfirmasi, Rizka Fadila, Kasat Reskrim Polres Sukabumi menuturkan, pencurian terjadi pada hari Minggu (16/5/21) lalu sekitar pukul 11.00 WIB di Pasar Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat. Polsek Pelabuhan Ratu mengamankan seorang tersangka berinisial HS.
Usai dilakukan penyidikan atas barang bukti surat tugas kewartawanan, Rizka menyebutkan, surat tersebut palsu dan HS bukan anggota wartawan dari media manapun.
Di dalam surat tersebut yang tertera logo FPII, FPRN, Puskominfo, Cyber88, dan diatasnamakan BBTV berdampak pada pencemaran nama baik oleh pelaku. HS mengaku, ia membawa surat tugas yang ia beli seharga 200 ribu Rupiah dari oknum.
Pemred BBTV, Sahri mengungkapkan bahwa surat tersebut berbentuk palsu, nomor registrasi dan data lainnya pun tidak teridentifikasi oleh Redaksi. [Red]


Komentar Via Facebook :