Ranzes Pinta Transparansi Penggunaan APBD Untuk Penanganan Kali Kalapa
CYBER88 | Karawang - Ranzes Iman Sudirman selaku aktivis yang juga selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Sundawani Karawang, sejak awal konsisten menyuarakan aspirasi masyarakat Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang dan empat kawasan industri untuk mengatasi dampak sungai Kali Kalapa yang menyebabkan banjir dan longsor. Sempat dirinya mempertanyakan pernyataan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang yang sudah menyiapkan anggaran sebesar 2,8 miliar Rupiah.
Pasalnya, laki-laki berbadan tegap ini beberapa kali mendengar pernyataan Kadis PUPR Karawang yang menyatakan bahwa Pemkab Karawang sudah ploting anggaran sebesar Rp 2,8 miliar untuk penanggulangan Kali Kalapa, tinggal menunggu kesiapan dari empat kawasan dalam berpartisipasi.
Jumat (28/5/21), dirinya mengatakan, "Saat ini progresnya sudah berjalan dan hampir selesai, kita minta transparansi penggunaan anggaran yang bersumber dari APBD tersebut. Kami juga perlu mempertanyakan, apakah anggaran itu bersifat reguler dari dinas atau anggaran dari aspirasi anggota Dewan, karena pada saat rapat yang kami hadiri, Kadis PUPR Karawang tidak menjelaskan jenis anggarannya seperti apa."
"Masalahnya, jika kami lihat saat ini, titik pemetaan volume yang menjadi tanggung jawab APBD tidak seberapa. Jauh kemungkinan kalau sampai menghabiskan anggaran sebesar 2,8 miliar. Sebab Pemdes, masyarakat, dan kami selaku pihak yang peduli terhadap permasalahan ini tidak hanya meminta normalisasi saja, melainkan meminta untuk dilakukan penurapan agar tanah tidak kembali longsor," lanjut Ranzes melalui sambungan telephone seluler.
"Oleh sebab itu, kami meminta keterbukaan penggunaan uang yang bersumber dari APBD II Karawang. Jangan sampai pada waktu rapat menyatakan ada Rp 2,8 miliar, tapi kenyataannya tidak sampai segitu. Lalu anggarannya dikemanakan? Harapan kami, Kadis PUPR Karawang bisa menjawab pertanyaan kami," tegasnya.


Komentar Via Facebook :