Raja Ampat Menuju Smart City, Pantai WTC Akan Disulap Jadi Akuarium

Raja Ampat Menuju Smart City, Pantai WTC Akan Disulap Jadi Akuarium

CYBER88 | Raja Ampat -- Pemerintah Pusat telah memasukkan Raja Ampat Provinsi Papua Barat sebagai salah satu dari sepuluh daerah destinasi wisata prioritas di Indonesia. Oleh karena itu pembangunan infrastruktur penunjang wisata perlu ditingkatkan.

Pasalnya, objek vital seperti bandara udara Marinda akan dinaikkan levelnya menjadi badara udara internasional.

selain itu, Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) rencananya akan disulap menjadi akuarium alami.

Pembangunan infrastruktur itu dikabarkan akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2022 mendatang.

pernyataan tersebut dituturkan oleh Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati di Gedung Pari Kota waisai, Senin (28/6/21) hari kemarin.

Dalam rangka mendukung rencana tersebut, Bupati yang kerap disapa AFU itu mengungkapkan, ada dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian.

Diantaranya, dukungan dari KementerianKomunikasi dan Informasi Republik Indonesia (Kominfo-RI).

Untuk mendukung program Nasional tersebut, Kominfo mendorong konsep "Kota Cerdas" (Smart City).smart city ini merupakan salah satu konsep pengembangan kota/kabupaten berdasarkan prinsip teknologi informasi yang dibuat untuk kepentingan bersama secara efektif dan efisien.

Dalam penerapan konsep smart city, terdapat beberapa unsur yang perlu dikembangkan, salah satunya adalah smart government.

Konsep smart city ini dinilai sangat penting untuk Wilayah Raja Ampat,

sebab akan mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui percepatan Pemerintahan berbasis Digital atau Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Sebagai upaya untuk mendukung konsep "Smar City", Kominfo telah mengucurkan Tower BTS di sejumlah titik di wilayah Raja Ampat,Papua Barat.

Sebelumnya Bupati AFU menjelaskan, rencana pembangunan sarana dan prasarana penunjang wisata di Raja Ampat tersebut hendak dibangun di tahun anggaran kali ini.namun, karena pandemi sehingga baru bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2022 mendatang. (A.Macap)

Komentar Via Facebook :