Fraksi Demokrat DPRD Raja Ampat: Milyaran Rupiah Bakal Mubazir Kalau Pasar Sunonbokur Tidak Digunakan

Fraksi Demokrat DPRD Raja Ampat: Milyaran Rupiah Bakal Mubazir Kalau Pasar Sunonbokur Tidak Digunakan

CYBER88 | Papua Barat -- Untuk mencegah terjadinya resapan anggaran yang tidak tepat sasaran dan terkesan mubazir, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Raja Ampat mendesak Dinas Perdagangan Kabupaten Raja Ampat untuk secepatnya melakukan relokasi para pedagang di Pasar Mbilin Kayam kota Waisai ke Pasar Sunonbokur.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Fraksi Demokrat DPRD Raja Ampat dalam pandangan akhir fraksi di kegiatan penutupan Paripurna Pembahasan Materi LKPJ Bupati Raja Ampat tahun anggaran 2020 di ruang sidang DPRD, Selasa (29/6/2021).

Dalam pandangan akhir fraksi yang dibacakan oleh Anggota Fraksi Demokrat, Yardin itu disebutkan, penganggaran untuk pasar Sunonbokur kerap dianggarkan oleh Pemerintah daerah, namun hingga saat ini belum ada upaya Dinas Perdagangan untuk melakukan relokasi pedagang di Pasar Mbilin Kayam ke pasar Sunonbokur.

Perihal inilah yang kemudian memicu desakan dari Fraksi Demokrat kepada Dinas Perdagangan selaku mitra untuk secepatnya mengambil langkah untuk membijaki persoalan tersebut.

Dari sudut pandang estetika ,Pasar yang berada di jantung kota Waisai saat ini terpantau kumuh dan tak elok dipandang mata, hal itu dikarenakan fasilitas pasar tersebut dinilai tak layak lagi digunakan oleh pedagang.

Sebab itu,melalui pandangan akhir fraksi Demokrat itu, DPRD Raja Ampat mendesak Dinas terkait agar secepatnya mengambil langkah untuk merelokasikan para pedagang ke pasar yang baru (Sunonbokur).

Selain perihal relokasi para pedagang ke pasar yang baru, Fraksi Demokrat DPRD Raja Ampat juga menyoroti beberapa persoalan yang terjadi di beberapa sektor, diantaranya sektor pendidikan, kesehatan, soal BUMD yang terkesan stagnan dalam kinerja serta beberapa persoalan lainya.(A.Macap)

Komentar Via Facebook :