Anggota DPRD Jawa Tengah Kadarwati Serahkan Bantuan PIP kepada 7.150 Siswa di Klaten
CYBER88 | Klaten – Sebanyak 7.150 siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) di Kabupaten Klaten menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun Anggaran 2025. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu siswa dari keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus mencegah angka putus sekolah.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 160 siswa SMK Negeri 2 Klaten turut menerima bantuan. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Kadarwati, didampingi Anggota DPRD Klaten Agus Riyanto serta Kepala SMK Negeri 2 Klaten Sri Murtono.
Setiap siswa penerima memperoleh bantuan sebesar Rp1,8 juta yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan sesuai ketentuan Program Indonesia Pintar.
Kepala SMK Negeri 2 Klaten, Sri Murtono, mengatakan bahwa bantuan PIP merupakan bentuk dukungan pemerintah, legislatif, dan sekolah agar siswa tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan.
"Sekolah akan melakukan pengawasan terhadap siswa penerima bantuan dengan melibatkan orang tua atau wali," ujar Sri Murtono, Senin (27/7/2026).
Ia berharap bantuan tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan mendukung peningkatan kualitas belajar siswa. Selain membantu memenuhi kebutuhan sekolah, bantuan ini juga diharapkan memberikan ketenangan bagi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
Sementara itu, Kadarwati menjelaskan bahwa bantuan PIP yang disalurkan melalui jalur aspirasi Ketua DPR RI Puan Maharani merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu cara untuk memutus mata rantai keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, bantuan pendidikan harus dimanfaatkan secara tepat agar siswa dapat menyelesaikan pendidikan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
"Harapannya bantuan ini digunakan sesuai kebutuhan siswa. Jangan sampai bantuan yang ditujukan untuk mendukung pendidikan digunakan untuk keperluan lain yang tidak berkaitan dengan kebutuhan belajar," ujar Kadarwati.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak menggunakan bantuan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal bagi keberlangsungan pendidikan.
Salah satu penerima bantuan, Naura Ratih Prananda, siswi kelas XII Jurusan Teknik Elektro SMK Negeri 2 Klaten, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
Naura mengatakan bantuan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, termasuk persiapan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL).
"Saya sangat senang dan berterima kasih kepada Ibu Puan Maharani yang telah memperjuangkan kami. Bantuan ini sangat meringankan beban orang tua kami," ungkap Naura.


Komentar Via Facebook :