Enam PAC Berganti di Tengah Sorotan, PPP Klaten Klaim Tetap Solid dan Siap Menggebrak Pemilu 2029
CYBER88 I Klaten, Di tengah sorotan terhadap dinamika internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Klaten, jajaran pengurus partai menegaskan bahwa pergantian enam pimpinan anak cabang (PAC) bukanlah tanda keretakan organisasi.
Ketua DPC PPP Kabupaten Klaten, Alex Legiman, menyebut pergantian tersebut sebagai bagian dari penyegaran dan regenerasi organisasi setelah masa jabatan seluruh PAC di 26 kecamatan berakhir.
Penegasan itu disampaikan Alex saat membuka Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PPP di Kantor DPC PPP Klaten, Jalan Mayor Kusmanto Nomor 21, Semangkak, Klaten Tengah, Minggu (26/7/2026).
“Per hari ini masa jabatan seluruh PAC se-Kabupaten Klaten sudah habis. Dalam tempo satu minggu sampai sepuluh hari, kami targetkan seluruh proses Musancab selesai,” kata Alex.
Musancab tersebut diikuti unsur ketua, sekretaris, bendahara (KSB) PAC, pengurus PAC, serta majelis di tingkat kecamatan.
Forum tersebut menjadi langkah awal DPC PPP Klaten melakukan penataan ulang struktur organisasi hingga tingkat kecamatan.
Alex menjelaskan, hasil musyawarah di masing-masing kecamatan nantinya disampaikan ke DPC PPP Klaten diteruskan ke DPW PPP Jawa Tengah sebagai penerbitan surat keputusan (SK) kepengurusan.
Menurut dia, proses penyegaran tersebut justru menjadi momentum untuk memperkuat struktur partai. Bahkan, sekitar 60 persen wajah baru diproyeksikan mengisi kepengurusan PAC.
“Sekitar 60 persen merupakan wajah baru. Ini bagian dari regenerasi agar PPP diisi kader-kader yang lebih muda, energik, dan siap bekerja di tengah masyarakat,” ujarnya.
Namun, pergantian enam PAC sebelumnya sempat menjadi perhatian karena terjadi di tengah dinamika internal PPP Klaten.
Alex pun menegaskan bahwa pergantian tersebut bukan akibat konflik atau persoalan organisasi.
“Enam PAC yang berganti itu karena masa tugasnya memang sudah selesai. Jadi tidak ada persoalan. Enam PAC tersebut juga sudah ada penggantinya,” tegasnya.
Alex meminta dinamika pergantian pengurus tidak ditarik sebagai tanda adanya gejolak di tubuh PPP Klaten.
Menurutnya, partai justru sedang melakukan pembenahan struktur sebagai persiapan menghadapi pertarungan politik yang lebih besar.
“PPP di Klaten solid. Kami terus bergerak maju untuk menjemput Pemilu 2029 dan agenda politik berikutnya,” katanya.
Bidik Lima Kursi DPRD Klaten
Tak ingin sekadar mengganti struktur, PPP Klaten mulai memasang target politik yang lebih tinggi. Alex menyebut partainya menargetkan mampu meraih lima kursi DPRD Kabupaten Klaten pada Pemilu mendatang.
Target tersebut diakui tidak mudah. Karena itu, konsolidasi organisasi mulai dilakukan jauh sebelum tahapan pemilu dimulai.
“Target kami lima kursi di DPRD Kabupaten Klaten. Untuk mencapai itu, kami harus bekerja mulai sekarang. Tidak bisa hanya mengandalkan momentum pemilu,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kekuatan partai tidak cukup hanya dibangun melalui struktur kepengurusan. Mesin politik harus dihidupkan melalui kerja nyata kader di tengah masyarakat.
Menurut Alex, penguatan organisasi dari tingkat DPC, PAC hingga akar rumput menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan perolehan suara PPP pada Pemilu 2029.
“Yang kami lakukan sekarang adalah menyiapkan organisasi dan kader. Kalau struktur kuat, kader bergerak, dan masyarakat percaya, target lima kursi bukan sesuatu yang mustahil,” ujarnya.
DPW: Jangan Terjebak Konflik Internal
Sementara itu, Ketua DPW PPP Jawa Tengah, Suyono, mengingatkan seluruh kader agar tidak terjebak dalam dinamika internal organisasi.
Menurutnya, pergantian kepengurusan merupakan hal yang lazim dalam sebuah partai politik. Namun, dinamika tersebut tidak boleh menguras energi dan menghambat kerja politik di tengah masyarakat.
“Yang penting menjaga soliditas, melakukan evaluasi kinerja, melakukan regenerasi, menyerap aspirasi masyarakat, kemudian memperjuangkannya melalui lembaga legislatif maupun eksekutif,” kata Suyono.
Ia menegaskan, setiap persoalan internal harus diselesaikan dengan kembali pada tujuan utama perjuangan partai.
“Persoalan kepengurusan dan dinamika di dalam partai itu hal yang biasa. Namun, semuanya harus kembali kepada ruh perjuangan,” ujarnya.
Suyono mendorong PPP Klaten segera menutup ruang-ruang konflik dan memperkuat kerja politik di lapangan.
Menurutnya, partai akan kuat bukan karena ramainya perdebatan internal, melainkan karena kader mampu hadir dan memberi solusi bagi masyarakat.
“PPP harus terus maju ke depan dan lebih sering turun ke masyarakat. Dengarkan aspirasi mereka dan perjuangkan melalui jalur politik yang ada,” katanya.
Dengan target lima kursi di DPRD Klaten, regenerasi sekitar 60 persen wajah baru, serta penataan ulang 26 PAC, PPP Klaten kini menghadapi pekerjaan besar.
Pergantian pengurus menjadi ujian awal.
Namun, tantangan sebenarnya adalah membuktikan apakah struktur baru tersebut mampu mengubah konsolidasi organisasi menjadi kekuatan suara pada Pemilu 2029.


Komentar Via Facebook :