Kondisi Kantor Lurah Gunting Saga Kumuh dan Tidak Terawat

Kondisi Kantor Lurah Gunting Saga Kumuh dan Tidak Terawat

CYBER88 I Labura - Sangat disayangkan dahulu keberadaan Bangunan kantor Lurah Gunting Saga sangat dibanggakan warga megah dan indah, tapi kini sejak beberapa tahun tampuk jabatan Lurah di pegang Adi Harianto penduduk Rantau Prapat keadaan kondisi bangunan baik badan bangunan kantor hingga halaman," ruang dan kamar mandi selalu kelihatan jorok berantakan, sepertinya ini sudah berlangsung cukup lama diabaikan baik keindahan dan kebersihan kantor Lurah.

 

Tampak kap plafon yang terkelupas bergelantungan tak terawat, serta ruangan kantor dinas Lurah di lantai dua di penuhi sawang dan sampah berserakan.

Kunjungan beberapa wartawan di kantor lurah bersama rekan media lain pada Senin (19/7/21) berlangsung setelah mendapat informasi dari beberapa warga yang kecewa atas kinerja Lurah Adi Harianto.

Tampak di lokasi suasana ruangan kantor dan ruang kerja Lurah yang tak memiliki sedikitpun kebersihan, sehingga kesannya sangat kumuh, berantakan, plafon-plafon asbes atas pada jebol tanpa ada penyisipan perbaikan. Dilihat di depan gerbang masuk plang Kantor bacaannya di sisip tempelan Baleho plastik.

Mirisnya lagi terlihat spanduk ucapan selamat HUT Labura bergambar bapak Bupati Hendriyanti Sitorus dan Wabup H Samsul Tanjung terabaikan berlipat dan sembarangan terpasang mengakibatkan cemoohan warga yang sedang berkunjung untuk melakukan pengurusan keperluan surat menyurat mereka serta masyarakat yg melintas.

Sebaiknya Wabup H. Samsul Tanjung dapat segera melakukan sidak ke kantor Lurah Gunting Saga ini agar nuansa kumuh tak terurus ini berubah menjadi Kantor Lurah yang indah berseri seperti sediakala. 

Saat media ingin menemui Lurah Adi Harianto guna mendapatkan konfirmasi mengenai kondisi kantornya yang tidak pantas disebut sebagai kantor lurah.

Saat di tanyakan kepada salah seorang pekerja Honorer yang berada di kantor tersebut keberadaan Lurah Edi lagi di mana dan sedang apa, honorer tersebut mengatakan kalau Lurah belum masuk dan biasanya Lurah masuk setelah jam 3 (tiga) sore.

"Belum masuk Pak, biasanya Pak Lurah masuk kantornya jam 3 (tiga) sore, nomor ponselnya  gak ada pula sama saya nanti saya sampaikan sama pak Lurah kedatangan bapak bapak kemari," ucap Honorer yang tidak bersedia menyebutkan namanya. 

Salah seorang warga tokoh masyarakat pinggir Sungai Kualuh Dusun Bogak, Kelurahan Gunting Saga selalu disapa bang Agusto Siagian usai Sholat Idul Adha, Selasa (20/7/21), mengatakan kepada media ini saat bertemu di salah satu warkop.

"Taulah bapak-bapak mungkin karena rumahnya jauh di Ranto Prapat ditambah lagi masa pandemi Covid-19, mungkin itu sebabnya belakangan ini Lurah Adi kabarnya agak jarang masuk Kantor bahkan sering terlambat kalau datang ngantor sejak ia memjabat sebagai pak Lurah di Kelurahan Gunting Saga kami ini.

Keadaan Kantor Lurah itu kurang terurus  ehingga banyak di beberapa ruangan ada permasalahan permasalahan yg seharusnya bisa diatasinya kalau mau, seperti  plafon-plafon yang rusak dan jebol, meja kursi rusak tak digudangkan  serta sampah berserakan di sana sini sehingga terkesan kumuh dan jorok saya tau karena sering juga masuk memantau.

Mulai dari si Edi menjabat Lurah di Gunting Saga ini begitu lah keadaan kondisi Kantor Lurah kita, mungkin si Lurah sudah terbiasa dengan Kondisi dengan bau tak sedap, apek seperti itu, kalau memang si Lurah peduli akan kebersihan cukup mudah, dia tinggal perintah saja kepada anggotanya tenaga tenaga honor yang bekerja di situ pasti beres.

Tetapi karena Lurahnya sama sekali tidak peduli dengan anggotanya makanya kondisi Kantornya carut marut terus, memang malu rasanya punya kantor Kelurahan yang kondisinya jorok dan kumuh tapi mau bagaimana lagi semua berpulang kepada pimpinan yakni si Lurah, tak bisa di bohongi memang kebersihan itu cerminan dari hati," ujar tokoh masyarakat Gunting Saga Agustoh terlihat kecewa dan berharap Wabup H. Samsul Tanjung ST sidak segera ke kantor Lurah ini.

Komentar Via Facebook :