Replanting Ratusan Hektar Tanaman Sawit PTPN III Klaji Tanpa Plang Proyek

Replanting Ratusan Hektar Tanaman Sawit PTPN III Klaji Tanpa Plang Proyek

CYBER88 I Labura - Badan Usaha Milik Negara PTPN III Labuhan Haji (Klaji) yang berlokasi di Desa Kebun Labuhan Haji Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, sedang melakukan kegiatan peremajaan tanaman sawit tua melalui replanting dengan menggunakan alat berat jenis excavator (beko) dan zonder penyacah tanah sebagai alat utama dalam pelaksanaan kegiatan yang sedang berlangsung mulai menjadi sorotan, Selasa (20/07/21).

Sulitnya mengetahui jenis dan volume kegiatan serta anggaran, dikarenakan tidak adanya plang pelaksanaan proyek sesuai ketentuan sebuah kegiatan yang menggunakan uang negara.

Hasil investigasi awak media di lapangan, Sabtu (17/7/21), terlihat ada dua jenis kegiatan di lokasi yang sama, yakni afdeling I (satu) dan II (dua) kebun Labuhan Haji, yaitu pengolahan tanah dengan traktor di areal pohon tanaman tua yang belum ditumbangkan.

Penumbangan pohon tua yang langsung dicincang batang pohon (picing) dengan menumpukkan limbah batang secara lajur tanam di dalam areal memakai alat berat excavator sebanyak beberapa unit.

Menurut sumber, salah seorang mandor lapangan bahwa pekerjaan ini sudah berjalan beberapa hari bervolume berkisar luas pekerjaan lebih kurang 122 ha, dengan lokasi di afdeling I, II, dan IV, pemborongnya di Medan semua. 

Mandor Subekti di lapangan menjelaskan kepada awak media beberapa hari lalu.

"Saya memang mandor afdeling dua tapi belum tau tugas saya di areal ini, yang penting saya datang saja kelapangan menunggu arahan atasan."

"Mengenai keluasan areal berkisar lebih kurang 120-an hektar seluruhnya, mengenai mekanisme kerja lihat saja kerjaan sedang berlangsung, yang pertama dilakukan yakni pencacahan areal dengan alat traktor luku sebanyak dua kali, setelah itu baru dilakukan penumbangan dengan Beko."

"Pemborong kerjaan ini dari Medan kalau gak salah namanya Acong dan Atiam tapi mereka tidak berada disini," ungkap Bekti.

Saat mekanisme dan keluasan replanting tanaman sawit di areal kebun dikonfirmasikan kepada Askep Anang via  ponsel dan sms, Senin (19/7/21),
belum memberikan balasan apapun. 

Komentar Via Facebook :