Efektifkan Intensivitas Vaksinasi Warga Maritim yang Tak Bisa Tinggalkan Tugas, TNI AL Terapkan Metode Ship to Ship
CYBER88 | Cilegon -- Menteri Perhubungan Ir. Budi Karya Sumadi dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono meninjau pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat maritim di Kota Cilegon, khusunya wilayah Merak.
Berlokasi di Dermaga Eksekutif PT. ASDP Indonesia Ferry Merak yang berada di wilayah kerja Pangkalan TNI AL Banten, dikomandai oleh Kolonel Laut (P) Budi Iryanto, M.Tr. Hanla., Selasa (27/7/2021).
Kegiatan vaksinasi tersebut pun turut dihadiri Pangkoarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K., Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono, Danpasmar 1 Brigjen TNI (Mar) Hermanto, Danlantamal III Brigjen TNI (Mar) Umar Farouq, Kadispenal Laksamana Pertama Julius, Danrem 064/MY Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko, Dandim 0623/CLG.
Hadir pula Gubernur Banten, Kapolda Banten, Kajati Banten, Walikota Cilegon H. Helldy Agustian, Kajari Kota Cilegon, Kapolres Cilegon, Instansi Maritim Dirut PT. ASDP Indonesia Ferry, Kepala Kantor KKP II Banten, Ketua Gapasdap Banten, GM PT. ASDP Cab. Merak, dan lnstansi lainnya dari Dirjen Hubdar, Stafsus Menhub Bid. SDM dan Komunikasi Publik, dan Dir Ops PT. Jasa Raharja.
Menteri Perhubungan, Ir. Budi Karya Sumadi mengatakan, “Ini merupakan satu contoh yang baik, dimana TNI AL bersama timnya melaksanakan vaksinasi sesuai dengan anjuran presiden untuk mengintensifikasi vaksinasi.”
“Saat ini,” lanjutnya, “Daerah Merak, Kota cilegon untuk masyarakat tervaksin masih berada pada tingkat 18% dan akan dinaikan menjadi 60%. Untuk itu, Menteri Perhubungan mengajak TNI-Polri untuk masuk ke daerah-daerah simpul transportasi yang merupakan jalur penting, karena sebagai alur keluar-masuk masyarakat dari satu daerah ke daerah yang lain.”
Selanjutnya, Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan, “Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan program TNI AL yang sedang berjalan yang sudah tergelar dari Sabang sampai Merauke dengan sasaran Pelabuhan Perikanan, mayarakat pesisir, masyarakat terpencil, dan kapal-kapal yang sedang beroperasi. Dengan harapan, masyarakat yang melaksanakan perekonomian akan sehat setelah vaksin.”
“Selain pelaksanaan vaksinasi di Dermaga, pelaksanakan vaksinasi juga menggunakan metode Ship to Ship dengan mengerahkan unsur-unsur milik TNI AL dan instansi samping, yakni Lanal Banten KAL Anyer I-3-34, Patkamla Badak, Patkamla Panaitan dan 4 Sekoci Karet milik Marinir, KPLP KN. 333, KN. 519, KN. 530, dan 1 unit PK KN. ALugara.”
“Pelaksanaan vaksinasi Ship to Ship ini menyasar ABK kapal yang sedang melaksanakan lego jangkar, karena sesua ketentuan Kapal yang melaksanakan lego jangkar maupun operasi tidak bisa meninggalkan kapal, sehingga vaksinator mendatangi kapal dan ABK Kapal bisa tervaksin semua,” jelasnya.
Sasaran vaksin hari ini untuk masyarakat maritim memiliki target 1.500 peserta vaksin jenis Sinovac Biofarma oleh tenaga kesehatan TNI AL yang terdiri dari 151 orang Nakes Pasmar 1, 7 orang Nakes BP Lanal Banten, dan 3 orang Nakes KKP II Banten.
Di sela-sela kunjungan, Menteri Perhubungan dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut melakukan bakti sosial dengan memberikan sembako kepada perwakilan masyarakat terdampak PPKM.


Komentar Via Facebook :