Kisah UMKM Para Petani Milenial Asal Kutaagung yang Sukses Harumkan Kopi Dayeuhluhur Cilacap
CYBER88 | Cilacap -- Kerja keras Kelompok Tani Hutan Lereng Subang 1. salah satu kelompok tani kopi milenial asal Desa Kutaagung Kecamatan Dayeuhluhur kabupaten Cilacap, berbuah manis. Sabtu (14/08/2021).
Tanah seluas 1 hektar yang mereka garap bersama Kelompok Tani Hutan Lereng Subang 1, saat ini sudah berkembang menjadi seluas 2 hektar.

"Saya bersama rekan-rekan yang lain mulai menanam kopi pada tahun 2002 sampai sekarang," tutur Yayan memulai kisahnya.
Awalnya, kata Yayan, kelompok taninya hanya menjual kopi dalam bentuk buah cerry kepada tengkulak dengan harga murah. Untuk robusta dihargai Rp 5 ribu per kilogram, sedangkan arabika dihargai Rp 8 ribu per kilogram.
"Kami menjual kopi dalam bentuk buah karena tidak memiliki pengetahuan dan peralatan pasca panen.
Namun, setelah banyak mendapat saran dari Pak Camat dan setelah rajin mengikuti program pelatihan yang diberikan Ditjen Perkebunan dan Petugas dari Kecamatan, pelan tapi pasti, ia dan teman-temannya mulai bisa berkembang. Bahkan, kini, kelompok tani Hutan Lereng Subang dapat menghasilkan berbagai jenis kopi olahan, mulai dari natural, semi-wash, full-wash, wine, hingga honey dari robusta maupun arabika.

"Semua hasil panen kopi anggota kelompok tani kami olah untuk dijadikan kopi yang enak dan nikmat.
Dalam sebulan, kopi yang ada di Gunung Leutik ini setiap panen selalu menghasilkan buah yang signipikan, maka Kelompok tani bisa terjual hingga 500 kilogram dengan omzet rata-rata Rp 100 juta. Tak hanya itu, ia juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi ibu-ibu dan pemuda di sekitarnya untuk membantu proses pasca-panen.
Awalnya bediri pada 2018 silam. Melalui program sertifikasi desa pertanian berbasis komoditas perkebunan, ada berbagai macam pembinaan yang diberikan, mulai dari budidaya, pengendalian hama, hingga proses pascapanen dan pemasaran.
Untuk mencapai titik ini, butuh kerja keras, komitmen, dan sinergi solid dari seluruh anggota kelompok tani. Kehadiran Kelompok Tani Hutan Lereng Subang juga sangat dibutuhkan karena bisa menginspirasi dan memotivasi para petani kopi lainnya.
Camat Dayeuhluhur Aji Pramono S.STP. sangat merespon kegiatan dari kelompok Tani Milenial ini dan Aji akan terus merespon setiap kegiatan Fostip yang menyangkut nama baik kecamatan Dayeuhluhur. ujar Aji.
Saya bangga dengan kelompok tani Lereng Subang 1 yang bisa mengangkat pamor kecamatan Dayeuhluhur dalam bidang pertanian khususnya tanaman kopi. Pungkas Aji. (DANI DAFFA).


Komentar Via Facebook :