Memasuki Musim Tanam, Masyarakat Desa Gandu Gelar Guar Bumi
CYBER88 | Majalengka -- Proses Guar Bumi, sebagai simbol akan dimulainya pada saat musim tanam, atau disebut hajat bumi, bertempat di makam kebuyutan Haur, tepatnya di Desa Gandu, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, Senin (18/10/2021).
Acara tersebut dihadiri oleh pihak kecamatan Dawuan serta BP3K, PSDA irigasi, jajaran Muspika, Koramil 1716, Kapolsek Dawuan dan para tokoh masyarakat berserta para kelompok petani se-Desa Gandu, dengan mengikuti aturan prokes.
Iwan Kurniawan selaku Kades setelah acara Guar Bumi tersebut, menyampaikan, kami bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah Kecamatan beserta jajaran muspika yang telah menghadiri acara Guar Bumi.
Ini merupakan tradisi Adat turun temurun disetiap tahun untuk menjelang musim tanam agar diberikan kemakmuran untuk melakukan musim tanam padi dan saat panen nanti kedepanya agar diberikan hasil yang berlimpah oleh Allah SWT.
"Dan juga untuk mendoakan arwah para leluhur (Karuhun) agar senantiasa pada saat musim Panen nanti para petani disini bisa dirasakan hasil panennya cukup berlimpah, sejahtera, dan makmur serta memohon perlindungan Allah SWT," tuturnya pada Cyber88.
Lebih lanjut, Kata Kades, kami mengajak kelompok petani yang ada di lingkungan Desa Gandu agar betul-betul saling menjaga dan merawat agar hasil panen nya bisa tercapai sesuai dengan harapan nya.
"Sesuai moto 'Tanah Subur Petani Makmur' dan kami atas nama pemerintah Desa Gandu, dengan Acara tradisi Guar Bumi ini sebagai tradisi budaya dari leluhur keturunan di Desa Gandu," ujarnya.
Disampaikan juga Camat Saleh, dalam tradisi Guar Bumi ini, Alhamdulillah masyarakat di Desa Gandu masih menjaga tradisi walaupun hampir punah dan selalu masih dijaga Adat Guar Bumi.
"Pertama kami bisa bersilaturahmi dengan masyarakat dan kedua rasa bersyukur menghormati jasa para leluhur di desa ini dan mendoakan, karena kita sebagai umat Islam harus mendoakan agar mereka diberikan tempat yang layak oleh yang maha kuasa," paparnya.
Ia berharap, karena akan menghadapi musim tanam yang akan datang, dan dihadiri juga oleh dinas pertanian, diharapkan bagi para petani secara langsung menyampaikan perihal pertanian untuk persiapan yang akan datang.
Lanjutnya, ditengah situasi Pandemi yang belum berakhir, kami mengajak kepada semua masyarakat agar selalu mengikuti Vaksinasi, agar kita semua terhindar dari corona, dikarenakan di Kabupaten Majalengka naik ke level 3
"Karena vaksinasi masih belum merata dari sasaranya , maka kami akan menggelar gebyar vaksinasi di isetiap desa-desa, agar semua masyarakat bisa tervaksin khususnya di kecamatan Dawuan.
Masyarakat jangan terpengaruh dengan adanya Hoax bahwa di vaksin itu membahayahkan, dan bagi Masyarkat yang sadar akan pentingnya vaksin, akan disiapkan dari tenaga medis dari dinas kesehatan," tutur Camat Saleh.
Disampaikan, Koramil 1716 Dawuan, Kapten Ifantri Wawan, kami beserta para anggota jajaran Koramil menjaga juga tradisi adat Guar Bumi ini agar selalu terus berkembang Adat budaya dari leluhur.
"Semogga para petani bisa tambah subur untuk bercocok dimusim tanam dan kami akan selalu mengawal dan memantau demi kesejahteraan para petani,
Yang manakala bantu-bantuan walaupun bukan wewenang saya, tapi saya akan bersinergi untuk membantu apapun bentuknya keluhan-keluhan, kebutuhan para petani dari apapun juga agar para petani mencapai kemakmurannya," bebernya.
Tak sampai disitu, Kapolsek Dawuan AKP. Arif Budi Hartoyo dalam Himbauannya mengatakan, untuk masyarakat agar selalu mentaati aturan prokes, guna mencegah penyebaran covid-19.
"Diharapkan masyarakat tetap menerapkan prokes dan menjalankan 3M (Memaki masker, Mencuci tangan dengan sabun, dan Menghindari kerumunan)," pungkasnya. [Tatang]


Komentar Via Facebook :