Wabup Cirebon Ayu Kaget, Angka Kemiskinan  Mencapai 71% di Masa Pandemi

Wabup Cirebon Ayu Kaget, Angka Kemiskinan  Mencapai 71% di Masa Pandemi

CYBER88 I Cirebon - Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si kaget saat mendapatkan saat laporan angka kemiskinan di Kabupaten Cirebon mencapai 71 persen dan bahkan tidak bisa dipungkiri di masa pandemi Covid-19 banyak yang terdampak. Kamis, (11/11/21).

"Mungkin jumlah UMKM di Kabupaten Cirebon ada 35 ribu, lalu pada era pandemi menjadi bertambah, saya pikir masuk akal juga kalau ada 71 persen angka kemiskinan, karena adanya pandemi," katanya. 

Ayu menjelaskan, di masa pandemi Covid-19 banyak warga Kabupaten Cirebon yang terdampak, baik dari segi ekonomi dan sosialnya. 

"Saya dapat laporan dari Disnaker, 
ada 120 ribu orang yang terkena PHK selama pandemi Covid-19, sehingga angka kemiskinan di Kabupaten menjadi naik," kata Ayu.

Laporan dari Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, berdasarkan penetapan dari kementrian Sosial dimana jumlah angka kemiskinan di Kabupaten Cirebon mencapai 1,9 juta.

Hal ini terungkap dalam rakor kuota kepesertaan PBI JK APBN yang di sampaikan oleh Kadinsos Dr Iis Krisnandar, SH, CN di Dinas Sosial Kabupaten Cirebon yang di hadiri oleh Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih,, Sekda Drs  H. Rahmat Sutrisno,M.Si dan Anggota DPRD Kabupaten Cirebon.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Cirebon, Drs. H. Rahmat Sutrisno, M.Si mengatakan pihaknya meminta Dinas Sosial agar melakukan prioritas sebaik mungkin antara data dan fakta. 

"Datanya dibenahi, jangan sampai datanya ada dan faktanya enggak ada yang miskin. Itulah pentingnya verval," katanya.

Selain itu, kata Rahmat, sementara ini belum ada anggaran dari tahun 2020 sampai 2021 ke dinsos untuk melakukan verval. 

"Saya ucapkan banyak terimakasih kepada jajaran Dinsos, meskipun anggaran buat melakukan verval DTKS belum ada, mereka tetap berjalan," ucapnya. (Hadi,S)

Komentar Via Facebook :