PKL CPI Lego-Lego Minta Pemprov Sulsel Memikirkan Nasibnya

PKL CPI Lego-Lego Minta Pemprov Sulsel Memikirkan Nasibnya

CYBER88 | Makassar -- Nasib pedagang kaki lima (PKL) di lokasi Center Point Of Indonesia (CPI) Mesjid 99 Kubah di Lego-Lego Pantai Losari masih belum ada ketetapan pemindahan lokasi jualan.

Saat ini terlihat baliho larangan untuk tidak berjualan di sekitar lokasi Lego-Lego Pantai Losari masih terpasang.

Sejumlah PKL yang berada di lokasi Lego-Lego Pantai Losari  mengharapkan keterlibatan Pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap kejelasan nasibnya.

Menurut Penasehat Pemuda Mariso, Pak Cakra mengatakan, sejumlah PKL warga Jalan Rajawali kota Makassar, saya dalam hal ini ikut mendampingi sejumlah PKL saat diundang rapat oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Plt. Gubernur Sulsel, Kamis (11/11/2021).

"Saat rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Satpol PP, kepala Biro Hukum, Biro Aset dan Biro-Biro yang lainnya. Kami mengusulkan 93 warga kami yang terdaftar di PKL, akan tetapi pihak staf Plt Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan  mengatakan kami cuman di fasilitasi 60 pedagang kaki lima," ungkap Cakra.

Saya pikir itu sudah lebih dari cukup, karena yang diatas tanyakan nanti kita yang tertibkan sendiri, sesuai hasil kesepakatan saat rapat digelar.

"Pemprov Sulsel memfasilitasi 60 PKL, sehingga sejumlah PKL tetap berjualan, walaupun bentuknya nanti yang ditata oleh pemerintah, kita akan mengikuti karena pemerintah yang mengatur demikian," jelas Cakra.

Sementara itu salah satu pedagang mengatakan, sejak sebulan yang lalu saat kita dipanggil Satpol PP Provinsi Sulsel, katanya kami disuruh berhenti jualan dengan alasan yang belum jelas.

"Saya tidak mengetahui alasannya apa, kita butuh makan untuk kebetuhan sehari-hari," jelas PKL yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sejumlah pedagang PKL di Lego-Lego CPI akan segera berpindah ke taman BPJS Lego-Lego Pantai Losari, sesuai dengan perintah rapat kemarin yang hasil keputusan rapat dan itu dihadiri oleh semua pejabat-pejabat Pemprov Sulsel.

Sesuai hasil rapat pada beberapa hari yang lalu, sudah disepakati oleh pedagang untuk menerima box jualan sebanyak 20 untuk PKL agar tidak terlihat kumuh.

Namun sampai saat ini belum terlaksana dan timbul lagi polemik baru untuk dilarang pedagang kaki lima untuk berjualan di sepanjang lokasi Lego-Lego CPI tersebut.

Untuk itu, PKL berharap kepada Pemprov Sulsel untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi, dimana pedagang mengharapkan keterlibatan pemerintah untuk mengatur dan memberi Tempat sesuai yang dijanjikan sebelumnya atau menata kembali PKL,

Khususnya untuk PKL yang berdomisili di sekitar Jalan Rajawali agar dapat kembali melakukan aktivitasnya di Lego-Lego CPI Pantai Losari kota Makassar. [Rudi]

Komentar Via Facebook :