Wabup Cirebon: Nadran Setiap Tahun Diselenggarakan Bisa Menarik Wisatawan.

Wabup Cirebon: Nadran Setiap Tahun Diselenggarakan Bisa Menarik Wisatawan.

CYBER88 I Cirebon -- Masyarakat Desa Gebang Udik Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon menyelenggarakan  upacara adat nelayan atau yang sering disebut Nadran. Acara tersebut di mulai pada pukul 7:30 Wib, Minggu (28/11/21)

Acara di hadiri oleh Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih,SE, M.Si di dampingi oleh Anggota Polsek, Anggota Koramil dari unsur Pol Airud, Babinpolmar TNI AL, dan hadir juga Ormas BNP dan tokoh masyarakat setempat.

Nampak ratusan perahu milik para nelayan berjejer di sepanjang sungai di Desa Gebang Udik yang di penuhi oleh para penumpang peserta Nadran yang mengikuti upacara larung kepala kerbau dan larung replika perahu.

Perahu tersebut di hiasi dengan berbagai bendera dan umbul-umbul berwarna-warni yang semakin menambah suasana bertambah meriah dan menarik hati para pengunjung.

Kehadiran perempuan yang akrab di sapa Bunda Ayu di sambut sangat antusias oleh warga setempat, mengingat kehadiran dia terlihat begitu membaur dan merakyat sebagaimana layaknya warga yang sudah lama saling mengenal tanpa ada jarak. Mereka pun asik berbincang serius namun sambil saling bercanda dan sesekali Bunda Ayu melayani warga yang minta berselfie.

Saat di tanya mengenai kehadirannya di acara Nadran tersebut Bunda Ayu mengatakan, di Indonesia ini banyak tradisi dan kebudayaan tanpa terkecuali Kabupaten Cirebon juga memiliki kekayaan tradisi dan budaya yang salah satunya Nadran di Desa Gebang Udik.

Menurut Bunda Ayu, Nadran adalah merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah yang di lakukan oleh  masyarakat nelayan yang berada di pesisir laut yang sering juga disebut pesta laut yang telah di laksanakan secara turun temurun, bahkan sebagai ajang silaturahmi antar warga yang non nelayan, yang jarang ketemu jadi saling bertemu.

"Dengan adanya ungkapan rasa syukur kepada Allah dalam bentuk Nadran, mudah-mudahan hasil tangkapan nelayan dapat meningkat dengan hasil yang semakin melimpah, tutur Bunda Ayu.

"Dan perlu di ketahui, acara ini bukan hanya sekedar ungkapan rasa syukur dan tradisi. Di Kabupaten Cirebon memiliki Desa Wisata yang kemudian, Nadran yang di selenggarakan tiap tahun di pesisir laut Cirebon bisa untuk menarik wisatawan, karena ini merupakan kekayaan tradisi dan budaya masyarakat Cirebon secara turun temurun, yang bisa di kembangkan menjadi destinasi wisata Desa yang bernilai bagi para wisatawan.

Di tempat yang sama, tokoh pemuda setempat bernama Duradin 39 Tahun mengatakan, Nadran adalah merupakan tradisi warisan leluhur yang sudah menjadi tradisi yang selalu di laksanakan secara turun temurun dalam rangka menjaga warisan leluhur.

Nadran juga sering di sebut pesta laut yang memiliki nilai sakral bagi masyarakat pesisir laut di Cirebon khususnya di Desa Gebang Udik.

Menurut Duradin, di Indonesia adalah negara maritim yang bukan rahasia lagi acara pesta laut tersebut sering di adakan untuk sarana ajang silaturahmi antar warga Desa, bukan saja warga nelayan bahkan yang bukan nelayan seperti pedagang, buruh, petani PNS  juga turut serta merayakan, sehingga silaturahmi antar Desa dan antar wargapun bisa terjalin," kata Duradin

"Nilai sakralnya adalah melarung kepala kerbau dan kapal (prahu-red) replika yang kemudian di larung ke tengah lautan, hal ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah atas limpahan hasil tangkapan ikan oleh para nelayan, dan dengan harapan kedepan hasil tangkapan nelayan akan semakin berlimpah," ujar Duradin

Nadran biasanya dilaksanakan di pesisir utara pantai pulau Jawa, seperti Subang, Indramayu dan Cirebon.

Nadran sebenarnya merupakan suatu tradisi hasil akulturasi budaya Islam dan Hindu yang diwariskan sejak ratusan tahun secara turun-temurun yang kemudian di warisi oleh generasi saat ini. 

Usai acara Bunda Ayu di sematkan Jaket bertuliskan Panitia Nadran, sebagai sebuah penghormatan oleh panitia dan warga nelayan kepada Wakil Bupati yang telah hadir turut memeriahkan acara Nadran tersebut (Hadi. S)

Komentar Via Facebook :